Lagi-lagi 34 TKA China Masuk Saat PPKM, Permenkumham 27/2021 Dinilai Tak Ada Gunanya!

Kurniasih Mufidayati menilai Permenkumham 27/2021 tidak benar-benar serius untuk menutup masuknya TKA ke Indonesia.

By Oktaviani

Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati

AKURAT.CO, Sebanyak 34 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China kembali memasuki Indonesia di tengah perpanjangan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 16 Agustus 2021 untuk Jawa Bali dan 23 Agustus 2021 untuk luar Jawa-Bali.

Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati menilai Permenkumham No. 27 Tahun 2021 tentang Pembatasan Orang Asing Masuk ke Wilayah Indonesia dalam Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tidak benar-benar serius untuk menutup masuknya TKA ke Indonesia.

"Selama ini berlindung di Izin Tinggal terbatas (ITAS) yang masuk dalam pengecualian di Permenkumham. Padahal kan bukan soal ITAS-nya, tapi kondisi pandemi yang masih belum menentu ini serta virus SARS Cov-2 yang masih terus bermutasi, jadi sangat wajar kalau kita membatasi kedatangan dari luar," terang Mufida dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu (11/8/2021).

baca juga:

Mufida menyebut, alasan pemerintah yang berdalih masuknya TKA sudah sesuai aturan mencerminkan tidak adanya nilai kesetaraan hukum dengan masyarakat yang masih harus menahan diri dengan perpanjangan PPKM.

Ia meminta pemerintah belajar dari pengalaman datangnya TKA dan WNA termasuk awal mula masuknya Covid-19 ke Tanah Air dan masuknya varian Delta yang bulan lalu menimbulkan tsunami kasus dan angka kematian.

"Kita sudah kecolongan saat Covid-19 akhirnya masuk Indonesia di awal pandemi. Kita babak belur ketika membiarkan pendatang dari India berbondong-bondong masuk ke Indonesia saat negaranya dilanda tsunami varian Delta. Dan kita akhirnya juga babak belur karena varian dari luar ini," ungkap Anggota DPR Dapil Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Luar Negeri ini.

Padahal, kata Mufida, negara-negara lain juga banyak yang membatasi kedatangan dari luar ke negaranya. Termasuk membatasi WNI masuk ke negaranya.

"Kasus Covid-19 di negara kita juga belum betul-betul melandai dengan kasus baru harian masih di atas 20 ribu. Positivity rate juga masih di atas 20 persen. Kita tagih keseriusan pemerintah. Serius tidak menutup TKA dari luar saat pembatasan diberlakukan di dalam negeri?" pungkasnya.

Seperti diketahui, Direktorat Jenderal Imigrasi mengatakan 34 TKA China sudah memenuhi aturan Satgas Penanganan Covid-19. Mereka juga telah mendapat rekomendasi untuk diizinkan masuk dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Soekarno-Hatta.

"Mereka telah lolos pemeriksaan kesehatan oleh KKP Soetta, lalu diberi rekomendasi untuk diizinkan masuk Indonesia. Kemudian dilakukan pemeriksaan keimigrasian dan diketahui bahwa mereka semua pemegang Itas sehingga masuk dalam kategori orang asing yang diizinkan masuk sesuai Peraturan Menkumham 27 Tahun 2021," jelas Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arya Pradhana Anggakara dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (8/8/2021). []

terkait