Kesulitan Hamil Anak Kedua? Yuk Pahami Penyebabnya

Infertilitas sekunder adalah ketidakmampuan untuk hamil atau membawa kehamilan setelah melahirkan anak

By Camelia Rosa

Ilustrasi - Hamil anak kedua

AKURAT.CO Setelah melahirkan anak pertama, kamu mungkin menyangka kehamilan kedua akan lebih gampang. Anggapan ini tentu tidak benar seratus persen. Menurut Cleveland Clinic, banyak pasangan yang memiliki masalah kehamilan untuk kedua kali.

Ini termasuk pasangan yang mengalami infertilitas tetapi akhirnya berhasil hamil. Infertilitas sekunder adalah ketidakmampuan untuk hamil atau membawa kehamilan setelah melahirkan anak.

"Meskipun tidak jarang, kabar baiknya adalah kamu  lebih mungkin untuk memiliki kehamilan kedua yang sukses jika Anda sudah memiliki anak, kata Ob/Gyn Laura Detti, MD, dikutip AKURAT.CO pada Kamis (27/1/2022). 

baca juga:

Usia adalah salah satu faktor terpenting yang memengaruhi kehamilan wanita. Wanita berusia pertengahan hingga akhir 30-an dan lebih tua lebih mungkin mengalami infertilitas sekunder karena sel telur hilang seiring bertambahnya usia. 

Selain itu, perubahan hormon dan risiko penyakit tertentu seiring bertambahnya usia juga memengaruhi kesuburan. Meski begitu, Dr. Detti mengingatkan untuk tidak putus asa. 

 “Hanya karena mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil tidak berarti tidak akan hamil lagi. Itu hanya berarti kamu memiliki lebih sedikit waktu untuk bekerja,” katanya.

Selain fokus pada wanita, infertilitas sekunder juga dapat disebabkan masalah dari sisi pria. Gaya hidup yang buruk dapat memengaruhi kualitas dan kuantitas sperma. Selain itu, usia dan obat-obatan juga turut berperan dalam hal ini. Dr. Detti menyatakan bahwa kebiasaan umum, seperti mengonsumsi suplemen testosteron dab mengekspos testis ke panas, dapat memperburuk kualitas sperma. 

“Testis berada di luar tubuh karena suatu alasan. Jika mereka terlalu hangat, baik dari pakaian ketat (pikirkan celana pendek biker) atau penggunaan elektronik, itu dapat mempengaruhi jumlah sperma,” kata Dr. Detti. 

Adapun beberapa penyebab lainnya seperti kebiasaan merokok dan minum alkohol, kelebihan berat badan hingga sindrom ovarium polikistik (PCOS). Jika mencoba hamil untuk kedua kali, cobalah untuk rileks dan tidak terlalu khawatir  setidaknya pada awalnya. Namun, jika telah mencoba selama satu tahun dan masih gagal, bicarakan dengan spesialis Ob/Gyn.

"Dan jika kamu berusia di atas 36 tahun, pertimbangkan untuk berbicara dengan dokter lebih cepat  setelah mencoba selama tiga atau empat siklus menstruasi tanpa hasil, kata Dr. Detti.

terkait