Kejati DKI Selidiki Dugaan Mafia Tanah Pembebasan Lahan Dinas Pertamanan

Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tengah melakukan penyelidikan terkait kasus tanah yang sudah memenuhi kualifikasi dugaan tindak pidana korupsi. 

By Dhera Arizona Pratiwi

Ilustrasi Tanah Dijual

AKURAT.CO Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tengah melakukan penyelidikan terkait kasus tanah yang sudah memenuhi kualifikasi dugaan tindak pidana korupsi. 

Penyelidikan satu perkara tanah tersebut dalam rangka menindaklanjuti perintah Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin terkait pemberantasan mafia tanah.

Kepala Kejati DKI Jakarta Febrie Adriansyah merespons secara cepat dengan mengeluarkan surat perintah penyelidikan terhadap satu kasus terkait dengan masalah tanah yang memenuhi kualifikasi tindak pidana korupsi. 

baca juga:

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung) Leonard Eben Simanjuntak mengatakan, penyelidikan yang dilakukan jaksa Kejati DKI terkait kasus dugaan korupsi dalam kegiatan pembebasan lahan yang dilakukan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Provinsi DKI Jakarta. 

"Lokasi tanah tersebut berada di Kecamatan Cipayung, Kota Administrasi Jakarta Timur Tahun 2018 yang berpotensi dapat menimbulkan kerugian keuangan negara," kata Leonard dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (19/11/2021). 

Lebih lanjut dikatakannya, penyelidikan kasus dugaan korupsi pembebasan lahan itu berdasarkan surat perintah penyelidikan yang ditandatangani Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dengan Nomor: Print-2709/M.1/Fd.1/11/2021 tanggal 17 November 2021.

Namun, karena masih penyelidikan, pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail mengenai lokasi tanah yang diduga terjadinya dugaan tindak pidana korupsi. Dikarenakan khawatir menganggu penegak hukum dalam menangani kasus tersebut. 

"Karena masih tahap penyelidikan, jadi informasi yang dikecualikan dalam UU KIP (Keterbukaan Informasi Publik), maka belum bisa disampaikan secara detail," tegasnya. []

terkait