Kanwil Kumham dan Kejati DKI Sinergi Cegah Penyebaran Covid-19 di Lapas

Tahanan baru yang bisa diterima di lapas atau rutan hanya tahanan yang statusnya sudah A3

By Ainurrahman

Sidak Kakanwil Kumham DKI Jakarta dan Kajati DKI

AKURAT.CO, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta dan jajaran Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta membangun sinergi mengurangi penyebaran Covid-19 di tengah masalah over kapasitas Lapas dan Rumah Tahanan.

Saat ini daya tampung Lapas dan atau Rutan se-DKI Jakarta sudah melebihi batas. Sejatinya kapasitas Lapas dan Rutan sebanyak 5.791 tahanan, namun, saat ini, jumlah penghuninya sebanyak 17.236 tahanan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta Ibnu Chuldun dan Plt Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Bambang Bachtiar melakukan kunjungan ke Rumah Tahanan Klas I Cipinang, Jakarta guna memantau langsung situasi dan keadaan Rumah Tahanan. Selain itu juga melihat langsung upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Rumah Tahanan dan lapas di DKI Jakarta.

baca juga:

Ibnu mengatakan, dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Lapas dan Rumah Tahanan se-DKI Jakarta dengan membatasi sementara penerimaan tahanan baru. Tahanan baru yang bisa diterima di lapas atau rutan hanya tahanan yang statusnya sudah A3 dan hasil Swab Antigennya Non-Reaktif/Negatif.

"Untuk mengantisipasi Covid-19 di lingkungan lapas atau rutan, kami hanya menerima tahanan baru yang sudah berstatus A3 (tahanan dari pengadilan negeri yang telah berkekuatan hukum tetap; inkracht). Tahanan baru A3 itu, mulai dari turun kendaraan, kemudian di periksa dokumennya, kemudian langkah awal yang dilakukan seperti melakukan test antigen, bagi yang reaktif  itu, kami kembalikan,” kata Ibnu kepada Plt Kejati DKI Jakarta di Lapas Klas I Cipinang, Jakarta, Selasa (9/2/2022).

Usai tahanan baru itu diterima, lanjut Ibnu, ia akan mendapatkan penjelasan tentang Tata tertib, pemangkasan rambut, pembersihan diri dengan mandi keramas, penggunaan pakaian rumah tahanan, pemeriksaan kesehataan, lalu registrasi diri dengan mengambil foto dan sidik jari dan berlanjut ke area steril hingga akhirnya ditempatkan didalam ruang isolasi selama 14 hari agar tidak ada kontak langsung dengan warga binaan lainnya.

"Ruang Isolasi ada satu ruangan dan mampu menampung 120 tahanan baru dan setiap tahanan mendapatkan kasur matras ,Blok isolasi tadinya adalah aula pembinaan, untuk baca buku, olahraga, main catur dan sebagainya, namun selama PPKM atas persetujuan dari bapak dirjen lapas itu dijadikan sebagai blok isolasi, khususunya bagi tahanan baru,” kata Ibnu.

Guna memudahkan pengaturan jadwal isolasi para tahanan baru itu, Ibnu pun meminta agar kejaksaan dapat memperhitungkan jumlah tahanan baru yang akan dikirimkan dan dengan memperhatikan pula waktu pengirimannya.

“Yang jadi satu permohonan kami bahwa blok isolasi ini hanya untuk 120 orang dan dilengkapi matras untuk tidur, kemudian permohonan kami adalah, agar kiranya ketika nanti bapak kajati akan mengirim tahanan baru dengan status A3, Mohon kiranya diperhitungkan jumlahnya pak, syukur-syukur tidak sampai 120 orang, tapi kalau lebih ya kami terima pak,” kata Ibnu.

terkait