Jemaah Apresiasi Layanan Haji Indonesia untuk Disabilitas

Petugas kesehatan, petugas bandara, petugas penginapan, semua petugas di sini sangat membantu dengan baik

By Abror

Jemaah Haji Disabilitas dengan Petugas Haji

AKURAT.CO Demi kelancaran ibadah haji seluruh jemaah, salah satu upaya yang diberikan Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) 1443 H/2022 M kapada jemaah adalah memberikan layanan untuk jemaah penyandang disabilitas.

Gusmadi (62 tahun), jemaah haji penyandang disabilitas dari Provinsi Riau, mengaku merasa sangat terbantu karena memperoleh pelayanan yang sangat baik dari petugas.

"Petugas kesehatan, petugas bandara, petugas penginapan, semua petugas di sini sangat membantu dengan baik," ungkap Gusmadi saat pemberangkatan calon jemaah haji kloter 9 Embarkasi Batam (BTH 9) di Bandara Internasional Hang Nadim, Jumat (24/6/2022), dikutip AKURAT.CO dari laman resmi Kemenag.

baca juga:

"Mulai dari Pekan Baru, petugas membantu mendorong kursi, membantu transportasi, dan sebagainya, semuanya dibantu. Jadi, sejauh ini saya sama sekali tidak mengalami kesulitan," lanjut pria berkursi roda tersebut.

Petugas kesehatan jemaah haji BTH 9, dr. Heru Murtono memberi keterangan bahwa Gusmadi merupakan jemaah disabilitas karena telah mengalami amputasi kaki kiri akibat kecelakaan lalu lintas 22 tahun silam.

Didampingi asistennya, Ns. Wilmayulius, Heru mengaku bahwa pihaknya selalu berusaha untuk melakukan pelayanan maksimal kepada jemaah haji penyandang disabilitas dengan memberi bimbingan dan pendampingan.

"Untuk calon jemaah haji disabilitas di kloter kami ada dua orang dan keduanya didampingi oleh istri," terang Heru.

"Kami memberikan arahan kepada mereka untuk menjalankan ibadah yang wajib-wajibnya saja. Sunnahnya bisa ditunda karena keadaan cuaca di Arab Saudi dikabarkan cukup panas, mencapai 52 derajat celsius," jelasnya.

Selanjutnya, Herus juga menjelaskan bahwa petugas kesehatan selalu melakukan pemantauan dan kunjungan secara rutin ke kamar setiap jemaah untuk mengetahui jemah-jemaah yang memiliki risiko kesehatan tinggi.

terkait