Jangan Marah, Yuk Pahami Alasan Balita Tidak Dengar Kata Bunda

Bunda dan Ayah perlu memahami alasan anak tidak mendengarkan orangtua.

By Camelia Rosa

Ilustrasi - Alasan anak tidak mendengarkan Bunda

AKURAT.CO, Sebagai orang tua, bisa sangat membuat frustrasi ketika anak  tampaknya tidak mendengarkan, atau bahkan mengabaikanmu.

Tetapi sebenarnya ada beberapa alasan mengapa anak-anak tidak mendengarkan, termasuk  belum mengembangkan keterampilan ini.

Pertama, meskipun ini sangat sulit dilakukan, penting untuk dipahami bahwa itu tidak ada hubungannya dengan Bunda atau Ayah. 

baca juga:

"Ketika balita 'tidak mendengarkan', bukan berarti menentang atau sembrono, anak  masih berlatih banyak hal, termasuk mendengarkan.” psikiater anak, Helen Egger, M.D., dikutip AKURAT.CO, Senin (16/5/2022).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa balita juga manusia, yang merasakan lelah, tidak mood, dan lain-lain.

“Balita adalah manusia yang akan merasakan perasaan kompleks dan terpengaruh oleh seberapa lelahnya, apakah mereka lapar, dll, seperti halnya anak-anak yang lebih besar dan orang dewasa," ujarnya. 

Egger setuju bahwa komunikasi sangat memengaruhi  dalam situasi ini. Misalnya, jika arahan terlalu rumit, anak mungkin tidak dapat mengikutinya, bukan tidak mendengarkan.

Ya, mendengarkan juga bisa menjadi tantangan jika pesan tersebut rumit atau tidak konsisten.

Kemungkinan lain adalah anak terganggu oleh sesuatu. Kondisi inilah yang membuat anak mungkin  sering tidak mendengar semua yang Bunda katakan.

Anak juga mungkin tidak memiliki motivasi yang tepat untuk melakukan apa yang diperintahkan.

Hal ini biasanya  terjadi jika Bunda tidak memberikan perhatian, apresiasi, atau penguatan positif ketika mereka mengikuti petunjuk. Jadi, cobalah ungkapkan apresiasi, seperti "Bunda suka saat kamu meletakkan sepatu Anda di raknya ketika diminta."

Terakhir, transisi sangat sulit bagi anak kecil, terutama balita. 

Jika Si Kecil terlibat dalam "aktivitas yang disukai" dan Bunda memintanya untuk melakukan sesuatu yang tidak ingin dilakukan, artinya dia bertransisi dari sesuatu yang menyenangkan untuk sesuatu yang membosankan.

Itukah alasan anak berusaha memanfaat waktu aman sebelum mengikuti perkataan atau permintaan dari Bunda.

Jika Bunda ingin mendisiplinkan balita, jangan gunakan kekerasan. Cara terbaik adalah  berkomunikasi dengan cara yang dapat dipahami oleh Si Keci.

Beri peringatan lisan yang jelas, spesifik tapi tetap sederhana. Lakukan kontak mata dan buat semuanya tetap menyenangkan.[]

terkait