Inkonsisten Sejak Juara AS Terbuka, Raducanu Masih Pede Jadi Pemain Top

Pencapaian terbaik Raducanu sejak juara AS Terbuka adalah perempat final Transylvania Terbuka 2021.

By Dimas Ramadhan Wicaksana

Emma Raducanu saat beraksi di Australia Terbuka 2022.

AKURAT.CO, Emma Raducanu menegaskan bahwa dirinya masih memiliki keyakinan untuk menjadi petenis top meski penampilannya jauh dari kata konsisten selepas menjuarai turnamen grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka 2022.

Nama Emma Raducanu mendadak populer dan jadi perbincangan hangat pada pertengahan tahun lalu, tepatnya September 2021. Bagaimana tidak? Petenis asal Inggris itu secara mengejutkan mampu menjadi yang terbaik di Flushing Meadows, New York usai mengalahkan petenis remaja lainnya, Leylah Fernandez (Kanada) di final.

Pasca-keberhasilannya itu, Raducanu langsung disebut-sebut sebagai calon petenis putri nomor satu dunia yang konsisten meraih gelar. Namun, nyatanya performa dia malah anjlok.

baca juga:

Raducanu langsung tersisih di babak 64 besar Indian Wells 2021, turnamen setelah AS Terbuka, dan perempat final Transylvania Terbuka serta mengakhiri tahun dengan mencapai 16 besar turnamen WTA 250, Upper Australia Ladies Linz.

Memasuki musim 2022, langkah Raducanu juga tak bagus. Petenis berusia 19 tahun itu di 32 besar Tenis Klasik Sydney. Dia kemudian juga gagal melangkah jauh di Australia Terbuka akhir pekan lalu setelah kalah dari Danka Kovinic (Montenegro) pada babak 64 besar.

Walau rentetan hasil buruk diterima, Raducanu enggan menyerah. Petenis kelahiran Toronto, Kanada itu mengaku harus tetap tangguh meski segala sesuatunya berjalan tidak sesuai harapan. 

“Saya pikir tantangan yang mungkin dihadapi pemain muda semakin berkecil hati dengan beberapa kekalahan berturut-turut, itu bukan sesuatu yang dialami oleh setiap pemain tenis yang sukses,” kata Raducanu kepada Majalah Glamour, dikutip dari Tennis World, Minggu (6/2).

“Tetapi penting untuk tetap kuat dan tetap berada di jalur Anda sendiri, dan bersikap baik. Keluar dari apa yang mungkin dipikirkan atau dikatakan orang lain, dan tetap percaya pada diri sendiri.”

Raducanu percaya dengan kemampuannya bisa memenangkan berbagai gelar grand slam lain dan menjadi nomor satu dunia.

“Secara pribadi saya hanya tahu bahwa saya melakukan hal yang benar. Saya percaya pada diri saya sendiri dan bahwa semuanya akan terwujud pada akhirnya," tegas Raducanu.[]

terkait