Inginkan Damai, Istri Putra Siregar Datangi Rumah Korban Pengeroyokan

Putra Siregar dan Rico Valentino diduga lakukan pengeroyokan kepada Nuralamsyah dikawasan Senopati, Jakarta Selatan.

By Nuzulul Karamah

Inginkan Damai, Istri Putra Siregar Datangi Rumah Korban Pengeroyokan

AKURAT.CO, Pengusaha Handphone, Putra Siregar hingga kini masih mendekam ditahanan atas kasus dugaan pengeroyokan.

Sang istri, Septia Yetri Opani terus mengupayakan jalur damai dengan Nuralamsyah selaku korban.

Septia juga sampai mengunjungi ke kediaman Nuralamsyah untun meminta kasus ini damai tanpa harus diajukan ke pengadilan.

baca juga:

"Kita berharap ke perdamaian, cepat selesai, jadi nggak sampai ke sana (pengadilan)," ujar Septia Yetri Opani dikutip dari chanel youtube Cumicumi, Jum'at (27/5).

Septia berhasil untuk mendatangi kediaman Nuralamsyah namun tak berhasil untuk bertemu secara langsung dengan yang bersangkutan.

"Saya kemaren saya ke rumah pelapor cuma kondisinya bapaknya lagi tidak ada di rumah," tuturnya.Septia mengungkapkan bahwa sang suami siap untuk melakukan permohonan maaf apabila memang dibutuhkan. Ia juga menambahkan bahwa Putra Siregar tidak akan lakukan pembelaan apapun atas kasus pengeroyokan ini.

"Kalaupun kita salah, kita minta maaf, kita nggak mau lakukan pembelaan. Karena mungkin kita di tempat dan waktu yang salah," jelasnya.

Seperti diketahui, polisi menangkap dan menahan bos PS Store Putra Siregar dan pesohor Rico Valentino terkait kasus pengeroyokan terhadap salah satu warga berinisial N di sebuah kafe wilayah Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan peristiwa pengeroyokan itu terjadi di salah satu kafe kawasan Senopati, Jakarta Selatan, pada 2 Maret 2022.

"Saat peristiwa terjadi kedua tersangka tengah berada dalam kondisi minum dan peristiwa ini dipicu karena ada salah satu kawan perempuan di kelompok RV dan PS mendatangi meja korban. Entah apa yang dibicarakan ini masih dalam proses penyelidikan," kata Budhi saat konferensi pers, Rabu (13/4).

Budhi menjelaskan kejadian tersebut membuat RV tidak senang.

"Karena itu ia mendatangi dan memukul  korban selanjutnya PS juga ikut mendatangi bersama sama disitu dengan dia menendang dan mendorong korban," lanjutnya.

Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Terbaru, kasus Rico Valentino dan Putra Siregar sudah dilimpahkan ke Kejaksaan.[]

terkait