Gus Baha Jelaskan, Syarat Menjadi Wali Harus Memiliki Istri Judes

Gus Baha menjelaskan dengan gamblang antara wali dan istri yang galak.

By Lufaefi

Gus Bahauddin Nursalim

AKURAT.CO Gus Baha adalah ulama yang benar-benar memberikan banyak pencerahan bagi masyarakat. Kekhasannya dalam memberikan penjelasan yang mudah dipaham terkait dengan isi kitab kuning, membuatnya banyak dikagumi banyak orang.

Salah satu keterangan ngaji beliau yang banyak membuat masyarakat terkagum-kagum adalah tentang wali dan istri yang judes. Berikut AKURAT.CO lansir ngaji lengkap Gus Baha tentang hal tersebut dari iqra.id:

Orang kalau ingat hubungannya dengan Allah hanya hubungan nikmat, maka itu pasti yatawalladu minha al-mahabbah was-syukru.

baca juga:

Apabila sudah syukur, sebagaimana menurut dawuh Syekh Nawawi, “Wal-istighal bis-syukkri batinan wa dhahiran kama yuhibbuhu wa yardhohu”. Itu yang kita harapkan adalah yuhibbuhu wa yardhohu, akhirnya Allah suka kamu dan ridho kamu.

Jadi, meskipun memiliki istri judes (galak), tapi jadi wali. Bahkan, di antara syarat sebagian “wali” harus memiliki istri judes. Ini syarat yang agak berat. Tapi, kalau itu satu-satunya cara, ya silahkan saja.

Saya kemarin hari Sabtu pergi ke Sarang (Kabupaten Rembang) ada Menristekdikti di acara Gus Ghofur.

Di acara itu Gus Ghofur cerita dalam suatu kitab. Ada seorang Sahabat Nabi itu unik. Sebenarnya (statusnya) tidak Sahabat, tapi Sahabat. Satu-satunya orang nyakang di dunia itu dua; tidak Sahabat tapi Sahabat dan Sahabat tapi tidak Sahabat.

Namanya Abu Muslim Al-Khalani. Saya punya kitab Tarjamu Abu Muslim Al-Khalani. Saya punya banyak tentang keramat Abu Muslim Al Khalani. Sebagian saya dapat dari kitab Fatkhul Bari.

Gus Ghofur kemarin sudah cerita, Abu Muslim Al-Khalani itu sudah Islam sejak zaman Nabi tapi tidak pernah bertemu Nabi. Dia masuk Islam karena biyadisshohabat (tuntunan Sahabat).

terkait