Fadli Zon: Mendagri Bisa Kena UU ITE



By Dedi Ermansyah

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon merespon pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo

AKURAT. CO, Wakil Ketua DPR RI merespon pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang mengancam menyebarkan data pribadi pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang telah mengatakan Rezim Jokowi lebih buruk dari SBY.

Menurut Fadli, pemerintah tidak boleh membongkar begitu saja identitas seseorang hanya karena menyampaikan  pendapat yang berbeda dengan pemerintah.

Tidak boleh kemudian apa yang menjadi pendapatnya itu karena pendapatnya berbeda dengan pemerintah, kemudian dibongkar identitasnya, kemudian di share ke publik. Menurut saya itu bisa berpotensi melanggar undang undang ITE sendiri, kata Fadli, di Gedung Nusantara III, DPR MR RI, Jumat (12/5).

baca juga:

Apa yang dilakukan Mendagri itu berlebihan, karena setiap orang bebas berpendapat dan dijamin oleh konstitusi didepan umum. Terkecuali pendapat itu melanggar hukum.

Menurut saya agak berlebihan, kan orang bebas berpendapat dijamin oleh konstitusi. apa yang diungkapkan oleh Veronica itu adalah bagian dari berekspresi. Tidak boleh dikriminalisasi mau berpendapat apapun, mau mendukung pak Ahok, mau mendukung Jokowi,  mau mengkritik Pak Jokowi, itu kan pendapat,  itu dijamin oleh konstitusi  kita, lanjutnya.

Sebelumnya, Tjahjo Kumolo menyurati seorang wanita berinisial VKL yang berorasi di depan massa setelah Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis dua tahun untuk Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Surat tersebut terkait pernyataan VKL dalam orasinya yang dinilai Tjahjo memfitnah Presiden Joko Widodo sekaligus memprovokasi massa.

Tjahjo mengaku sudah mendapatkan data mengenai identitas VKL, berikut alamat rumah hingga latar belakang yang bersangkutan. Menurut Tjahjo, kata-kata VKL dalam orasi yang ditujukan kepada Presiden Jokowi, tidak pantas.

Selain mengklarifikasi, Tjahjo juga minta VKL minta maaf atas pernyataannya tersebut. Permintaan maaf mesti dimuat di media massa nasional.[]

terkait