Bikin Polisi Tidur Dipungut 1Jt, Kadis Bina Marga: Jangan Tanggapi



By Arief Munandar

Akibat perbaikan Jalan masjid Al-Ikhlas RW 01 empat polisi tidur hilang.

AKURAT.CO, Warga Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan mengeluh adanya oknum Dinas Bina Marga DKI Jakarta yang memasang tarif Rp1 juta untuk membuat polisi tidur (poldur) atau markah kejut.

Salah satu warga, Mardani (60) menuturkan, persoalan ini muncur ketika adanya perbaikan jalan sepanjang 700 meter di lingkungannya. Akibat perbaikan Jalan masjid Al-Ikhlas RW 01 empat polisi tidur hilang.

Karena itu, warga meminta untuk dibuatkan kembali polisi tidur yang sudah ada sebelumnya dari hasil swadaya masyarakat. Namun petugas Dinas Bina Marga justru memasang tarif Rp1 juta per polisi tidur.

baca juga:

Setiap 50 meter ada polisi tidur, itu juga hasil swadaya masyarakat, setelah diperbaiki polisi tidurnya malah hilang, dinas mematok harga sejuta per titik, kata Mardani kepada wartawan, Kamis (10/8).

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Yumada Faisal, menjelaskan bila pengerjaan polisi tidur itu, tidak bisa dilakukan oleh kontraktor. Sebab, pembuatannya telah diatur oleh regulasi.

Bikin polisi tidur ada aturannya, bukan kontraktor yang bangun, ujar Yusmada.

Terkait permintaan tarif untuk membuat polisi tidur, Yusmada mengimbau kepada masyarakat untuk mengabaikannya. Kalau ada petugas minta pungutan ke warga, jangan ditanggapi, tegasnya.

terkait