Awas! 6 Bagian Mobil Ini Sensitif Terhadap Abu Vulkanik

Bahaya abu vulkanik tidak hanya berpengaruh bagi makhluk hidup, tetapi juga bagi kendaraan.

By Iim Halimatus Sadiyah

Ada enam bagian mobil yang sensitif terhadap abu vulkanik.

AKURAT.CO Gunung Semeru mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021). Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Minggu (5/12/2021) sore sekitar pukul 17.30 WIB, jumlah pengungsi akibat erupsi Gunung Semeru mencapai 1.300 jiwa.

Bahaya abu vulkanik ini tidak hanya berdampak pada makhluk hidup, seperti manusia, hewan, dan tumbuhan saja. Akan tetapi, berpengaruh juga kepada kendaraan. Bahkan jika diamkan akan sangat berbahaya bagi kendaraan.  

Abu vulkanik dari erupsi gunung memiliki tingkat ketajaman yang tinggi layaknya pecahan kaca yang bisa merusak kendaraan. Zat pada abu vulkanik juga bersifat korosif. Di mana pada manusia, bisa menyebabkan kerusakan pada kulit, mata, sistem pernapasan, hingga organ tubuh lainnya. Sementara bagi kendaraan, zat asam ini sebagai penyebab karat bahkan bisa sampai mengakibatkan kehancuran. 

Melansir halaman resmi Auto2000, setidaknya ada enam komponen mobil yang perlu diwaspadai mengalami kerusakan akibat terkena abu vulkanik Gunung Semeru. Apa sajakah komponen tersebut? Simak ulasannya berikut ini. 

1. Bodi mobil

Abu vulkanik berpotensi merusak bodi mobil. Oleh karena itu, mobil yang terkena abu vulkanik, jangan pernah menyekanya dengan kain lap basah sekalipun. Hal yang harus dilakukan adalah siram terlebih dahulu bodi mobil dengan air yang mengalir untuk meluruhkan abu vulkanik.

Selain itu, abu vulkanik juga berpotensi menyebabkan timbulnya timbulnya karat karena sifat dari abu tersebut yang korosif. Apalagi jika di bodi mobil terdapat goresan bekas kecelakaan. Cara terbaik terbaik untuk menahan laju terciptanya karat yang disebabkan abu vulkanik adalah dengan segera membilas bodi mobil menggunakan air mengalir setelah dipakai.

Kemudian, hati-hati juga pada bagian kolong mobil karena di sana menjadi tempat yang rentan terkena karat. Banyak terdapat celah kotor yang berpotensi menjadi  tempat bersarangnya abu vulkanik.

2. Kaca mobil

terkait