News

Amnesti Tahun Baru Buddha, Junta Myanmar Bebaskan 23 Ribu Tahanan

Junta militer Myanmar memutuskan untuk membebaskan lebih dari 23 ribu narapidana demi memperingati Tahun Baru Buddha


Amnesti Tahun Baru Buddha, Junta Myanmar Bebaskan 23 Ribu Tahanan
Dalam foto ini, polisi dan tentara terlihat memegang ketapel saat bergerak menuju para pengunjuk rasa anti-kudeta di Mandalay, Myanmar, 3 Maret 2021 (AP)

AKURAT.CO, Demi memperingati Tahun Baru Buddha, junta militer Myanmar memutuskan untuk membebaskan lebih dari 23 ribu narapidana. 

Diwartakan Reuters, puluhan narapidana yang mendapatkan amnesti Tahun Baru, berasal dari seluruh Myanmar, dan bebas pada Sabtu (17/4) waktu setempat.  Kendati demikian, belum jelas apakah di antara tahanan yang bebas itu ada aktivis anti-kudeta atau tidak.

Juru bicara Departemen Penjara, Kyaw Tun Oo hanya mengatakan bahwa jumlah yang dibebaskan mencapai 23.184 tahanan. Lalu, di antara para narapidana itu, kebanyakan ditangkap sebelum kudeta 1 Februari.

"Para tahanan ini kebanyakan (dipenjara) dari sebelum 1 Februari tetapi ada juga beberapa yang dipenjara setelahnya," ungkap Kyaw Tun Oo yang mengaku tidak memiliki rincian amnesti.

Sabtu kemarin merupakan hari pertama Tahun Baru tradisional Myanmar sekaligus hari terakhir dari liburan lima hari yang dikenal sebagai Thingyan. Selama Thingyan ini, warga Myanmar biasa melangsungkan sejumlah ritual, termasuk kunjungan ke kuil Buddha hingga penyiraman air di jalanan.

Namun untuk tahun ini, Thingyan menjadi berbeda karena para aktivis pro-demokrasi menyerukan pembatalan perayaan. Sebagai gantinya, para pejuang anti-kudeta menyerukan agar warga lebih fokus pada kampanye untuk memulihkan demokrasi serta pengembalian kekuasaan pada pemimpin sipil.

Seperti diketahui, sejak kudeta dua bulan lalu, ribuan warga, termasuk para pemimpin sipil ditangkapi oleh junta. Di antara yang ditahan itu termasuk pemenang Nobel Perdamaian, Aung San Suu Kyi.

Tak hanya itu, meski Tatmadaw bagi-bagi amnesti kepada ribuan orang, tetapi mereka terbukti terus meluncurkan surat penangkapan. Ini terutama untuk menargetkan pihak-pihak yang terkait dengan unjuk rasa anti-kudeta.

Hingga kini pun, tercatat sudah ada lebih dari 800 surat penangkapan, dan 200 di antaranya menyasar para selebritas internet, aktor, hingga penyanyi Myanmar. Figur-figur terkenal ini dicari dengan tuduhan mendorong perbedaan pendapat dengan ancaman hukuman penjara tiga tahun.

"Dia (Suu Kyi) termasuk di antara 3.141 orang yang ditangkap sehubungan dengan kudeta tersebut.

"Sementara militer membebaskan ribuan tahanan, mereka juga mencari 832 orang dengan surat perintah sehubungan dengan protes," terang kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP).

Laporan AAPP tersebut memang terbukti benar adanya. Pada Sabtu kemarin misalnya, ketika junta membebaskan ribuan narapidana, mereka juga menangkap selebriti yang terlibat dalam aksi anti-kudeta. Kedua selebriti yang ditahan itu adalah sutradara film Christina Kyi dan pasangannya, aktor Zenn Kyi. Mereka ditangkap di bandara di Yangon saat mencoba pergi dengan ke Bangkok, situs berita Irrawaddy melaporkan.

Sampai saat ini, warga Myanmar dari berbagai kalangan memang terus aktif menggelorakan pemulihan demokrasi. Aksi pembangkangan sipil ini bahkan giat dilakoni warga meski ancaman kekerasan mematikan terus membayangi langkah mereka. 

Jumlah warga yang tewas akibat kudeta pun kini dilaporkan terus melambung hingga menembus 728 orang.

Sementara itu, pada Jumat (16/4) para pemimpin politik, termasuk anggota parlemen yang digulingkan, telah mengumumkan pembentukan Pemerintah Persatuan Nasional (NUG). 

NUG mengatakan itu adalah otoritas politik yang sah dan telah menyerukan pengakuan internasional.

"Kami berjanji untuk terus bekerja dengan semua etnis untuk menggulingkan kediktatoran militer dan membangun demokrasi federal yang baru," tegas Wakil Presiden NUG, Duwal Sheila yang diketahui adalah seorang pengacara etnis Kachin.

Junta belum mengomentari pemerintah persatuan NUG. Namun, mereka telah tegas mengatakan akan mengadakan pemilihan baru dalam dua tahun dan menyerahkan kekuasaan kepada pemenang.[]

Anugrah Harist Rachmadi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu