Entertainment

Ambil Hikmah dari Kasus Sate, Warganet: Jangan Terima Makanan dari Orang Asing!

Jangan menerima makanan dari orang asing!


Ambil Hikmah dari Kasus Sate, Warganet: Jangan Terima Makanan dari Orang Asing!

AKURAT.CO, Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh seorang wanita dari Bantul, DIY, dan mengakibatkan meninggalnya seorang anak berusia 10 tahun dalam beberapa hari terakhir menjadi perbincagan warganet. Beberapa di antaranya memberikan respons yang begitu beragam. Salah satunya dengan mengambil hikmah dari kejadian tersebut. 

Seorang warganet dengan akun @fxmario mengunggah sebuah hikmah yang dapat diambil dari kasus mengerikan tersebut. 

“Jadi kalo terima kiriman makanan gak tau dari siapa, buang aja ye. Gak usah mikir "awww cute I have a secret admirer,” tulis akun @fxmario. 

Dalam unggahannya tersebut, Mario menyatakan bahwa setiap orang harus lebih waspada terhadap berbagai hal yang ada di sekitarnya, termasuk ketika mendapat sesuatu dari orang lain yang tidak dikenal. 

Bahkan, akan lebih baik jika makanan tersebut dibuang saja. Selain itu, diharapkan juga untuk tidak berpikir terkait pengagum rahasia karena menurutnya pengagum rahasia itu sebenarnya menyeramkan. 

Unggahan yang telah disukai lebih dari 20 ribu kali tersebut ternyata mengundang sejumlah warganet untuk berbagai kisah terkait barang pemberian seseorang yang tidak dikenal. Salah satunya ada yang menyatakan bahwa sering mendapat makanan yang digantungkan di kamar kos. 

“Waktu kuliah sering banget tiba tiba dapet makanan, digantung depan pintu atau dititipin tapi ga ngasih tau dari siapa. Selalu ku bagikan ke teman teman, bukan takut di racun tapi takut di pelet,” balas akun @puffgerl. 

Di Indonesia, metode pelet masih banyak beredar di berbagai kalangan masyarakat. Bahkan, sejumlah orang masih lebih takut dengan pelet daripada keracunan. Salah satunya adalah akn @puffgerl. Hal tersebut selalu diingatnya ketika masih kuliah di mana ketika itu dirinya sering mendapat kiriman makanan dari seseorang yang tak dikenalnya. 

“Dulu jaman adek masih SMA, dia dapet cokelat Valentine dari temennya. Dede gw kasi cokelatnya ke gw biar gw cobain aman apa engga. Pas dia mau makan, dia wanti2 ke gw, "inget ya ci, gw ga suka ama tu orang. Jd kalau abis makan ini, gw naksir tolong sadarin gw ya,” balas akun @SeptianiTjit. 

Sedangkan warganet lain membagikan kisah ketika dirinya akan memastikan bahwa cokelat yang diterima oleh adiknya aman. Dalam balasannya tersebut adik dari akun @SeptianiTjit bahkan sudah menyatakan kekhawatirannya kepada sang kakak terkait risiko dari kemungkinan adanya pelet atau guna-guna dalam makanannya tersebut.  “Kakak gw beliin koper buat papa via online tanpa sepengetahuan papa. Papa langsung bawa ke kantor polisi. Dikira bom,” balas akun @ayeiknurman. 

Sedangkan akun @ayeiknurman juga membagikan kisahnya terkait koper yang dibeli oleh kakaknya kepada ayahnya tanpa sepengetahuan sang ayah. Alih-alih diterima dengan senang hati, sang ayah justru curiga dan bahkan membawanya ke kantor polisi karena mengira bahwa koper tersebut berisi sebuah bom. 

Sebelumnya, kasus kiriman makanan ini dimulai dari keinginan seorang wanita untuk meracun mantan kekasihnya yang telah pergi dan menikah dengan wanita lain dengan cara mengirimkan sebuah makanan yang telah diracun melalui ojek online. Namun, makanan tersebut ditolak oleh sang penerima dan justru dikonsumsi oleh anak sang ojek online yang kemudian mengakibatkan anak yang baru berusia 8 tahun tersebut meninggal dunia. []

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu