Ekonomi

Amankan Cadangan Devisa, Rusia Akan Borong Yuan Lira dan Rupee

likuiditas dalam perdagangan yuan dengan rubel hampir telah mendekati level pasangan mata uang euro dengan rubel di Moscow Exchange.

Amankan Cadangan Devisa, Rusia Akan Borong Yuan Lira dan Rupee
Presiden Rusia Vladimir Putin (Reuters)

AKURAT.CO Rusia sedang mempertimbangkan untuk membeli mata uang negara-negara sahabat seperti China, India dan Turki untuk disimpan di Badan Pembangunan Nasional (NWF Rusia). Hal tersebut demi mengganti atau subtitusi dari euro karena ada sanksi yang dikenakan oleh Barat.

Pertimbangan ini disampaikan oleh Bank Sentral Rusia dan lembaga tersebut mengatakan tetap berpegang pada kebijakan nilai tukar rubel mengambang bebas

tetapi menyoroti bahwa penting untuk mengembalikan aturan anggaran yang mengalihkan kelebihan pendapatan minyak ke dalam rainy day fund negara itu.

baca juga:

Berdasarkan sebuah laporan tentang kebijakan moneternya untuk 2023-2025, bank sentral mengatakan berbagai opsi tentang bagaimana kembalinya ke aturan fiskal dan mengisi kembali NWF sekarang sedang dibahas, dengan mempertimbangkan sanksi Barat terhadap Rusia atas tindakannya di Ukraina.

"Kementerian Keuangan Rusia sedang mengupayakan kemungkinan penerapan mekanisme operasional mekanisme aturan anggaran untuk pengisian/pengeluaran NWF dalam mata uang negara sahabat (yuan, rupee, lira Turki, dan lainnya)," kata bank sentral. .

Para ahli telah menyuarakan keprihatinan tentang likuiditas yang tidak mencukupi dalam mata uang tersebut dan tentang kemungkinan risiko. Inflasi di Turki, misalnya, melonjak hingga hampir 80% pada Juni, tertinggi dalam 24 tahun.

Alexei Zabotkin, deputi gubernur pertama bank sentral yang mempresentasikan laporan kebijakan moneter pada hari Jumat (12/8/2022) dan mengatakan parameter aturan anggaran baru masih dalam pertimbangan.

Dia menunjukkan bahwa likuiditas dalam perdagangan yuan dengan rubel hampir telah mendekati level pasangan mata uang euro dengan rubel di Moscow Exchange.

Pada paruh pertama 2022, omset perdagangan harian rata-rata untuk yuan naik lebih dari 12 kali lipat, menurut bursa.

Sumber: Reuters