Rahmah

Amalan Terhindar dari Kebakaran, Pencurian dan Cobaan Hidup Lainnya

Musibah adalah sesuatu yang niscaya terjadi pada setiap orang.


Amalan Terhindar dari Kebakaran, Pencurian dan Cobaan Hidup Lainnya
Ilustrasi kebakaran (EPA via BBC)

AKURAT.CO Kebakaran, pencurian, dan berbagai musibah lainnya bisa menghantui siapa saja. Musibah adalah sesuatu yang niscaya terjadi pada setiap orang. Tidak ada manusia pun yang bisa untuk menghindarinya.

Di Indonesia sendiri, berbagai musibah pernah menghantui masyarakatnya, seperti kebakaran, perampokan, banjir, gunung meletus, dan berbagai musibah yang lain yang sungguh memberatkan.

Disebutkan dalam syair yang berisi sifat-sifat Nabi Muhammad SAW sebagaimana dikutip dari Kitab Maraqil Ubudiyah karya Syekh Nawawi Banten, isyarat amalan yang harus dibaca agar kita terhindar dari berbagai macam cobaan, sebagai berikut:

 لَمْ يَحْتَلِمْ قَطُّ طٰـهَ مُطْـلَقًا أَبَدًا *  وَمَا تَثـَائَبَ أَصْـلاً فِىْ مَدَى الزَّمَنِ مِنْهُ الدَّوَابُ فَـلَمْ تَهْرَبْ وَمَـا وَقَعَتْ *   ذُبَابَةٌ أَبَـدًا فِى جِسْمِـهِ الْحَسَنِ بِخَلْـفِهِ كَأَمَـامٍ رُؤْيَةٌ ثَـــبَتَتْ *    وَلَا يُرٰى أَثْـرُ بَوْلٍ مِـنْهُ فِيْ عَلَنِ وَقَلْبُهُ لَمْ يَنَـمْ وَالْعَيْنُ قَدْ نَعَسَتْ *      وَلَايَرٰى ظِـلَّهُ فِى الشَّمْسِ ذُوْ فَـطِنِ كَـتْفَاهُ قَدْ عَلَـتَا قَوْمًا إِذَا جَلَسُوْا *       عِنْـدَ الْوِلَادَةِ صِـفْ يَا ذَا بِمُخْتَتَنِ هَذِه الْخَصَائِصَ فَاحْفَظْهَا تَكُنْ أٰمِنًا * مِنْ شَرِّ نَـارٍ وَسُرَّاقٍ وَمِـنْ مِحَنِ 

Artinya: “Thaha (nama lain dari Nabi Muhammad SAW) tidak pernah mimpi bersetubuh mutlak selamanya. Beliau juga tidak pernah menguap sepanjang zaman. Darinya tiada satupun binatang liar menjauh. Tidak pernah hinggap seekor pun lalat di tubuhnya yang agung. Di belakangnya seperti di depan ia dapat melihat. Bekas air kencingnya tidak dapat dilihat di tempat nyata. Batinnya tidak tidur, meski matanya mengantuk. Bayangannya saat ia tersorot matahari tidak dapat dilihat oleh orang pintar. Dua bahunya selalu tampak di keramaian ketika mereka duduk bersama. Ketika terlahir ia sudah dalam kondisi terkhitan, terangkanlah sifatnya. Peliharalah semua keistimewaan Rasulullah ini, niscaya kau akan aman dari bencana kebakaran, musibah pencurian, dan pelbagai musibah dan cobaan hidup.”

Dari keterangan di atas, amalan yang harus Anda baca agar terhindar dari kebakaran, pencurian, dan dari musibah-musibah adalah sebagai berikut:

بِسْمِ اللهِ، مَا شَاءَ اللهُ، لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ مَا شَاءَ اللهُ، كُلُّ نِعْمَةٍ مِنَ اللهِ مَا شَاءَ اللهُ، الخَيْرُ كُلُّهُ بِيَدِ اللهِ  مَا شَاءَ اللهُ، لَا يَصْرِفُ السُّوْءَ إِلَّا بِاللهِ

 Bismlillāh, māsyā Allah, lā quwwata illā billāh Māsyā Allah, kullu ni‘matin minallāh  Māsyā Allah, al-khayru kulluhū bi yadillāh Māsyā Allah, lā yashrifus sū’a illā billāh   Artinya: “Dengan nama Allah, mahasuci Allah, tiada kekuatan selain berkat bantuan Allah. Mahasuci Allah, semua nikmat berasal dari Allah. Mahasuci Allah, kebaikan sepenuhnya di ‘tangan’ Allah. Mahasuci Allah, tiada yang memalingkan keburukan selain berkat bantuan Allah,” (Lihat Perukunan Melayu, [Jakarta, Alaydrus: tanpa tahun], halaman 98).

Yuk, amalkan bacaan ini dengan khusyu dan penuh pengharapan kepada Allah SWT. Insya Allah Anda sekalian akan terhindar dari bahaya musibah apapun, termasuk bahaya kebakaran dan pencopetan. Wallahu A'lam.[]