Rahmah

Amalan saat Anda Merasakan Galau, Insya Allah Segera Hilang

Jangan pernah suudzan kepada Allah SWT.


Amalan saat Anda Merasakan Galau, Insya Allah Segera Hilang
Ilustrasi kegelisahan (pixabay.com/ MałgorzataTomczak )

AKURAT.CO Galau merupakan suatu bentuk perasaan yang dirasa seseorang karena kurang nyaman, gelisah, bingung, sedih, menyesal, dan sebagainya. Perasaan ini sangat menyakitkan batin seseorang.

Saat sedang galau, kita dituntut untuk sharing masalah dengan orang lain. Tak bisa dimungkiri, bahwa berbicara dengan orang lain dapat membantu mengurangi beban dan stres. Apalagi manusia merupakan makhluk sosial.

Itulah mengapa, berbicara dengan seseorang tentang apa pun, termasuk masalah yang sedang menyita pikiran, dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sebagai makhluk sosial, termasuk menghilangkan rasa galau.

baca juga:

Pada saat terjadinya keadaan seperti itu, kita juga dianjurkan membaca doa dari riwayat Ibnu Sunni, yakni sebagai berikut:

أعُوذُ بِكَلِماتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقابِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ، وَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّياطِينِ وأنْ يَحْضُرُونِ‏

A‘ūdzu bi kalimātillāhit tāmmāti min ghadhabihī, wa ‘iqābihī, wa syarri ‘ibādihī, wa min hamazātis syayāthīni wa an yahdhurūn.

Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, siksa-Nya, keburukan hamba-Nya, gangguan setan, dan setan yang hadir".

Doa tersebut dapat diamalkan ketika anda sedang dalam keadaan galau atau risau dan cemas yang sangat menggangu ketentraman jiwa. Doa tersebut juga pernah diajarkan Rasulullah Saw., kepada sahabatnya, Al-Walid Ibnul Walid, yakni:

روينا في كتاب ابن السني، عن الوليد بن الوليد رضي اللّه عنه أنه قال‏:‏ يارسول اللّه‏!‏ إني أجدُ وحشةً، قال‏:‏‏"‏إذَا أخَذْتَ مَضْجَعَكَ فَقُلْ‏:‏ أعُوذُ بِكَلِماتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقابِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ، وَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّياطِينِ وأنْ يَحْضُرُونِ‏.‏ فإنَّها لا تَضُرُّكَ أوْ لا تَقْرَبُكَ‏"

Artinya: “Diriwayatkan kepada kami di Kitab Ibnu Sinni dari Al-Walid Ibnul Walid ra., ia berkata, ‘Wahai Rasulullah, saya merasa gelisah.’ ‘Bila kau naik ke tempat tidur, hendaklah berdoa, ‘A‘ūdzu bi kalimātillāhit tāmmāti min ghadhabihī, wa ‘iqābihī, wa syarri ‘ibādihī, wa min hamazātis syayāthīni wa an yahdhurūn.’ Niscaya ia tidak membahayakanmu atau tidak mendekatimu". (HR. Ibnu Sinni).

Selain doa tersebut, ada juga doa lainnya yang juga bisa diamalkan ketika anda sedang dilanda kegalauan dan kegelisahan dalam jiwa. Doa ini diriwayatkan oleh Imam At-Thabrani, yakni:

سُبْحَانَ المَلِكِ القُدُّوْسِ رَبِّ المَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ  جَلَّلْتَ السَّمَوَاتِ وَ الأرْضَ بالعِزَّةِ والجبَرُوتِ

Subhānal malikil quddūs, rabbil malā’ikati war rūh, jallaltas samāwāti wal ardha bil ‘izzati wal jabarūt.