News

Aliran Suap Bupati Probolinggo, Pejabat Kades Setor Uang Lewat Camat

Suap itu diberikan melalui perantara camat setempat.


Aliran Suap Bupati Probolinggo, Pejabat Kades Setor Uang Lewat Camat
Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) (AKURAT.CO/Bayu Primanda)

AKURAT.CO, Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar lima kepala desa (Kades) di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, soal pemberian sejumlah uang kepada Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari. Suap itu diberikan melalui perantara camat setempat.

"Saksi dikonfirmasi antara lain mengenai dugaan adanya pemberian sejumlah uang kepada camat yang terkait dengan perkara ini untuk selanjutnya diserahkan kepada HA (Hasan Aminuddin) sebagai perwakilan dari PTS," kata Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (28/9/2021).

Lima pejabat kades yang diperiksa adalah Pejabat Kades Jambangan Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo Sri Sukarsih, Pejabat Kades Pakel Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo Hendrik Wiyoko, Pejabat Kades Kedungsupit Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo Mohamad Yunus.

Lalu pejabat Kades Sebaung Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo Sutik Mediantoro, dan pejabat Kades Sukodadi Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo Yono Wiyanto.

"Seluruh saksi hadir," kata Ali.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan sebanyak 22 orang sebagai tersangka kasus tersebut. 22 tersangka juga telah dilakukan perpanjangan penahanan.

"Tim penyidik KPK sendiri telah memperpanjang masa penahanan untuk 40 hari ke depan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/9/2021).

Lima tersangka diperpanjang penahanannya terhitung sejak 20 September sampai dengan 29 Oktober 2021, yaitu Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari (PTS) ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih KPK, Anggota DPR RI Hasan Aminuddin (HA) yang juga suami Puput ditahan di Rutan KPK Kavling C1 (Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK).

Sementara Doddy Kurniawan (DK) selaku Aparatur Sipil Negara (ASN)/Camat Krejengan, Kabupaten Probolinggo ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat, Muhammad Ridwan (MR) selaku ASN/Camat Paiton, Kabupaten Probolinggo ditahan di Rutan Polres Jakarta Selatan, dan Sumarto (SO) selaku ASN Pemkab Probolinggo ditahan di Rutan KPK di Pomdam Jaya Guntur.