Azhar Ilyas

Asisten Redaktur Iptek
Tech

Albert RRQ, ‘Baby Alien’ yang Bersinar di MPL ID Season 6

Albert, sang ‘Baby Alien’ menjadi sosok yang paling menyita perhatian di tim RRQ


Albert RRQ, ‘Baby Alien’ yang Bersinar di MPL ID Season 6
Albert dianugerahi gelar MVP di grand final MPL ID Season 6 (Tangkap layar/YouTube)

AKURAT.CO Banyak yang setuju bahwa grand final antara RRQ Hoshi dengan Alter Ego semalam adalah pertandingan terbaik di gelaran Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia Season 6, bahkan dari MPL Indonesia Season pertama. Pasalnya, kedua tim sama-sama menampilkan atraktif hingga sulit ditebak siapa yang bakal keluar sebagai pemenang hingga detik terakhir.

Ada satu sosok yang paling menyita perhatian dari sisa keseruan pertandingan pamungkas semalam. Adalah Albert, sang ‘Baby Alien’ yang bisa dibilang menjadi pemain penentu dalam kemenangan yang diraih oleh timnya, RRQ Hoshi.

Bagaimana tidak, saat semua orang sudah berpikir bahwa Alter Ego akan menuntaskan pertandingan dan merebut gelar juara MPL Indonesia tahun ini, Albert yang menjadi pemain terakhir di pertahanan mampu melindungi base dan membuat Udil cs harus gigit jari.

Berkat aksi “The Last Man Standing” itu, Albert dianugerahi MVP atau pemain terbaik di grand final. Albert sendiri sebenarnya memang bermain apik sepanjang gelaran MPL ID Season 6 hingga puncaknya semalam. Albert jelas sangat layak dianugerahi gelar MVP dengan permainan yang mengangkat timnya untuk membantu memenangkan gelar.

Apa yang dilakukan oleh Albert di pertandingan grand final itu sangat luar biasa dan bahkan di luar nalar. Meski menghadapi momen satu lawan tiga, Albert tetap tenang dan fokus sehingga mampu mempertahankan base tim.

Hadirnya Albert di MPL ID Season 6 pada awalnya diproyeksikan untuk menggantikan Xinnn yang memutuskan rehat dari hingar-bingar turnamen Mobile Legends. Namun, sekembalinya Xinnn ke dalam tim tidak menggeser Albert dan malah menjadi kombinasi baru yang mengangkat performa tim.

Menariknya, Albert adalah pemain yang baru pertama kali merasakan atmosfer turnamen Mobile Legends paling bergengsi di Tanah Air itu. RRQ Hoshi baru memperkanalkan Albert sebagai salah satu pemainnya pada pertengahan Agustus lalu.

Pemain bernama lengkap Albert Neilsen Iskandar itu tak langsung menunjukkan permainan terbaiknya. Di awal-awal turnamen, remaja berusia 16 tahun itu bahkan mendapat kritikan pedas dari penggemar RRQ. Namun, seiring berjalan waktu, Albert membuktikan bahwa dirinya pantas menjadi bagian dari tim.

Tak salah, ia dijuluki ‘Baby Alien’, mengingat usianya yang masih sangat muda tetapi sudah menunjukkan kematangan dalam pertandingan yang memiliki tekanan besar. Albert Sendiri menjadi pro player Mobile Legends termuda yang mendapat promosi dari tim RRQ Sena ke RRQ Hoshi.

Julukan ‘Baby Alien’ disematkan kepada Albert oleh para caster MPL ID Season 6, yang kemudian diikuti oleh para penggemarnya. Julukan ini memang sangat menggambarkan Albert di MPL Indonesia tahun ini, di mana meski masih sangat muda dan menjadi pemain baru di turnamen ini, ia berhasil tampil impresif dan kemampuannya diakui oleh banyak orang.

Melihat usianya yang masih sangat muda, remaja asal Denpasar, Bali itu diyakini bakal menjelma menjadi salah satu pro player Mobile Legends paling bersinar di masa depan. Saat ini, Albert berasama RRQ tengah menjalani mimpi besarnya berada di salah satu tim terbaik Mobile Legends Indonesia.

RRQ Hoshi sendiri sukses mempertahankan gelar Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia. Di grand final yang menggunakan format Best of 5 (Bo5) tersebut, RRQ menang atas Alter Ego dengan skor 3-2.

Hasil ini membuat RRQ merengkuh gelar MPL Indonesia untuk yang ketiga kalinya. Tak hanya itu, RRQ mencetak sejarah dengan menjadi tim pertama yang melakukan back to back juara dan sekaligus mempertahankan gelar turnamen Mobile Legends paling bergengsi di Tanah Air.