News

Alasan Tilang Manual Masih Berlaku di Jakarta

Ada beberapa faktor yang menyebabkan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas masih harus dilakukan secara manual.

Alasan Tilang Manual Masih Berlaku di Jakarta
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman (AKURAT.CO/Anisha Aprilia)

AKURAT.CO, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengaku belum bisa menghapus sistem tilang manual.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas masih harus dilakukan secara manual. Salah satunya karena seluruh ruas jalan di wilayah Jakarta belum merata dipasang kamera ETLE. 

Latif mengatakan tilang manual tidak diberlakukan jika seluruh ruas jalan di Jakarta terpasang kamera ETLE.

baca juga:

"Secara keseluruhan, ketika ruas jalan telah terawasi, tidak boleh ada lagi tilang manual. Tapi, karena ada beberapa ruas jalan belum terpasang e-TLE, itu harus pengawasan manual," ujar Latif kepada wartawan, Kamis (22/9/2022).

"Tapi nanti kalau e-TLE mobile sudah ada, e-TLE statis sudah terpasang di mana-mana, seluruh lokasi ter-cover e-TLE ya sudah tidak ada lagi tilang manual. Jadi tidak terjadi lagi penyalahgunaan wewenang dan transparansi penegakan hukum bisa terwujud," tambah Latif. 

Latif mengatakan hingga saat ini di wilayah Jakarta Raya total ada 77 ETLE statis yang terpasang. Rencananya, Ditlantas Polda Metro Jaya akan menambah 70 titik ETLE pada tahun 2023 mendatang.[]