Ekonomi

Alasan Reseller Jadi Primadona Tersendiri Bagi Millenial

Alasan Reseller Jadi Primadona Tersendiri Bagi Millenial
Ilustrasi pelanggan bisnis (pendidikanekonomi.com)

AKURAT.CO, Menjadi reseller adalah pekerjaan yang bisa dilakukan oleh banyak orang. Ada banyak keuntungan menjadi reseller, salah satunya terkait modal.

Reseller juga bisa dijadikan usaha sampingan, jika sebelumnya kamu sudah memiliki pekerjaan dan ingin memiliki penghasilan tambahan. Nah, berikut ini adalah lima keuntungan menjadi reseller.

Oleh karena itu, baru-baru ini pekerjaan menjadi reseller adalah tren yang digemari. Berkat sistem kerja yang praktis dan terjamin keuntungannya, orang-orang kemudian mulai tertarik untuk menjadi reseller daripada membuka usaha sendiri dari awal.

baca juga:

Membuka usaha sendiri memang cukup menantang. Jika sepi pelanggan, stok barang menjadi sia-sia dan modal pun berisiko gagal balik. Oleh sebab itu, menjadi reseller adalah salah satu opsi terbaik yang dapat dilakukan untuk menambah pemasukan.

Lantas, seperti apa pekerjaan seorang reseller? Mengapa pekerjaan ini menjadi sangat diminati banyak orang? Temukan jawabannya berikut ini!

Pengertian Reseller

Reseller berasal dari bahasa Inggris “re” yang berarti kembali dan “seller” yang berarti penjual. Secara harfiah, reseller adalah individu yang menjual kembali produk-produk dari produsen atau supplier.

Sedangkan untuk definisinya, pengecer atau reseller adalah sebuah unit usaha perseorangan yang tidak menghasilkan keuntungan lewat produknya sendiri, melainkan dari produk yang dibeli dari produsen. Tak perlu nyetok barang, tak perlu banyak modal juga! Tidak mengherankan jika menjadi pengecer dapat menjadi cara memulai bisnis online yang murah meriah.

Seorang reseller bisa memperoleh keuntungan dari harga jual yang ia tetapkan sendiri untuk produk yang sudah dibelinya dari produsen tersebut. Jadi, harga yang muncul di pasaran adalah harga yang sudah naik karena setiap penyalur tentu akan mengambil keuntungannya masing-masing. Penyalur ini berawal dari produsen, kemudian pedagang grosir, pedagang eceran, baru ke konsumen akhir.

Mengapa Reseller Begitu Diminati?

Berkat sistem bisnisnya yang mengambil keuntungan dari produk pihak lain, reseller pun jadi tidak perlu pusing menyiapkan stok barang jualannya sendiri. Mungkin Anda hanya perlu menganalisis produk-produk apa saja yang laris di pasaran. Anda tinggal menyediakannya, promosi sana-sini, dan beres!