Lifestyle

Posisi Misionaris saat Seks Bisa Menyakitkan, Berikut Alasan dan Cara Mengatasinya

Misionaris adalah salah satu posisi seks yang nyaman, dan juga intens. Akan tetapi, posisi ini juga bisa menyakitkan karena beberapa faktor


Posisi Misionaris saat Seks Bisa Menyakitkan, Berikut Alasan dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi Alasan Posisi Seks Misionaris Bisa Menyakitkan dan Cara Mengatasinya (Pixabay Sasin Tipchai )

AKURAT.CO  Posisi misionaris selalu memiliki tempat di hati setiap pasangan ketika berhubungan seks. Kebanyakan pasangan menggunakan posisi ini untuk berhubungan seks pertama kali. Posisi seks yang satu ini terbilang sangat nyaman, dan mudah dilakukan.

Selain itu, ini juga dapat membuat hubungan semakin intenas mengingat wajah kamu hanya berada beberapa sentimeter dari pasangan. Akan tetapi, posisi misionaris ternyata bisa sangat menyakitkan.

Dr. Samantha DuFlo, seorang terapis dasar panggul menjelaskan bahwa seks bisa menyakitkan jika jaringan vagina kering atau tipis. Oleh sebab itu, pelumas sangat penting dalam hal ini. 

 Ada banyak alasan di balik mengapa jaringan di sekitar vagina terasa kering, tetapi itu semua bermuara pada satu akar penyebab, yaitu hormon.

Jika vagina kering, dan kamu terus melakukan  penetrasi, mainan seks, atau jari, itu dapat mengakibatkan  ketidaknyamanan dan sesak hingga rasa sakit yang parah. 

"Ketika kadar estrogen rendah, vagina akan sulit menjadi cukup basah untuk membuat penetrasi terasa nyaman. Estrogen membantu menjaga jaringan di sekitar vagina tetap subur, montok, dan terlumasi," kata Dr. Sam dikutip AKURAT.CO dari Bustle pada Kamis (9/12/2021). 

Tentu saja, kekeringan vagina tidak selalu 100 persen  karena masalah hormonal.  Jika kamu tidak sepenuhnya terangsang sebelum berhubungan seks dalam posisi misionaris, itu juga dapat menyebabkan rasa sakit.

"Pada saat kamu tidak sepenuhnya terangsang, vagina tidak dapat menerima penetrasi seperti biasanya. Sementara, jika kamu berada di “puncak terangsang”, ukuran vagina dapat meningkat hingga 20 persen," jelas Dr. Sam.  

Penis yang terlalu jauh masuk ke dalam dan membentur leher rahim juga bisa menimbulkan ketidaknyamanan. Selain itu, nyeri misionaris dapat berhubungan dengan dasar panggul.