News

Alasan Polisi Sekat 10 Ruas Jalan di Jakarta

Sambodo Purnomo Yugo mengatakan, 10 ruas jalan yang disekat di Jakarta merupakan titik yang kerap ditemui pelanggaran prokes.


Alasan Polisi Sekat 10 Ruas Jalan di Jakarta
Kombes Sambodo Purnomo (AKURAT.CO/Miftahul Munir)

AKURAT.CO, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo mengatakan, 10 ruas jalan yang disekat di Jakarta merupakan titik yang kerap ditemui pelanggaran protokol kesehatan (prokes).

"Berdasarkan pengalaman, kami telah memilih 10 titik ruas jalan yang harus dilakukan penyekatan. Sehingga tidak terjadi pengumpulan massa," kata Sambodo di Mapolda Metro Jaya, Senin (21/6/2021).

Sambodo menuturkan, 10 titik yang bakal disekat antara lain, kawasan Bulungan (Jaksel), kawasan Kemang (Jaksel), Jalan Gunawarman dan Jalan Suryo (Jaksel), kawasan Sabang (Jakpus). Kemudian, kawasan Cikini (Jakpus), kawasan Asia-Afrika (Jakpus), kawasan BKT (Jaktim), kawasan Kota Tua (Jakbar), kawasan Boulevard Kelapa Gading (Jakut), dan kawasan Pantai Indah Kapuk (Jakut). 

Dia mengatakan pemberlakuan pembatasan mulai berlaku pukul 21.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB.

 "Ada beberapa pengecualian yang boleh melintas, jelas adalah penghuni, jadi walapun jalan itu sudah dibatasi, tapi kalau yang bersangkutan adalah penghuni di ruas jalan itu diperbolehkan," ungkap Sambodo. 

Selain itu, mobil ambulans, masyarakat hendak membeli obat ke apotek atau ke rumah sakit boleh melintas area penyekatan.

"Di ruas lajan pembatasan ada hotel, maka tamu hotel yang akan berkunjung yang akan melintasi jalur itu diperbolehkan. Dan mobilitas dalam keadaan darurat dalam hal ini  ada kebakaran, kepolisian, ambulans, dari TNI dari partroli penegak disiplin, masih dibolehkan," kata Sambodo. 

Dia menambahkan, pemberlakuan pembatasan ini bisa dihentikan apabila situasional dirasakan sudah cukup membaik.

"Bisa pindah ke kawasan lain itu ketika, dinilai kawasan tersebut sering terjadi pelanggaran Proses Covid - 19," papar Sambodo.