Ekonomi

Alasan FIMP Pilih Melantai di Bursa Kala Pandemi Covid-19

Emiten konstruksi PT Fimperkasa Utama Tbk resmi mencatatkan saham perdana atau listing dengan kode saham FIMP pada Jumat (9/4/2021) di BEI


Alasan FIMP Pilih Melantai di Bursa Kala Pandemi Covid-19
Ilustrasi - Bursa Efek (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Emiten konstruksi PT Fimperkasa Utama Tbk resmi mencatatkan saham perdana atau listing dengan kode saham FIMP pada Jumat (9/4/2021) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada debut perdananya, saham FIMP dibuka naik 9,60% menjadi Rp137 per saham.

Setelah sebelumnya harga per saham FIMP tercatat Rp125.  Saham FIMP menghimpun volume transaksi hingga 1,1 juta saham dengan nilai mencapai Rp150,49 juta. Adapun saham FIMP diperdagangkan sebanyak 27 kali. 

Direktur Utama PT Fimperkasa Utama Mohamad Mulky Thalib mengungkapkan alasan perseroan memilih untuk melakukan IPO hingga melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), lantaran pihaknya membidik dana segar dari hasil IPO yang sebagian besar digunakan untuk pembiayaan modal kerja dan pembelian alat berat. Hal ini dilakukan Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan FIMP dengan tujuan meraih perkiraan target pertumbuhan pendapatan perseroan konsisten minimum sebesar 15% per tahun.

" Keyakinan perseroan akan laju pendapatan tersebut ditopang oleh proyek yang telah diperoleh perseroan maupun project on the pipeline perseroan tahun 2021 yang telah mencapai total sekitar Rp183,8 miliar, " tutur Mulky di Jakarta, Jumat (9/4/2021).

Adapun diantaranya proyek Pembangunan PLTM Besai Kemu 2 x 3,5 MW, proyek pekerjaan pematangan lahan (cut & fill), pembangunan unit rumah tinggal di Ciangsana Bogor dan Condet, Jakarta Timur. Bersamaan dengan penerbitan saham, perseroan juga menerbitkan waran seri I sebanyak 40.000.000 lembar.

Sementara itu, lanjutnya, permintaan saham IPO PT Fimperkasa Utama Tbk (FIMP) oversubscribe 2100% atau 21 kali penawaran umum saham perdana saham FIMP mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribe hingga 21 kali.

" FIMP dapat meraih oversubscribe permintaan hingga 21 kali porsi pooling di tengah pandemi Covid-19 ini tentunya diluar ekspektasi manajemen, dan tentunya hal ini menunjukkan bahwa minat dari pihak investor sangat tinggi untuk memperoleh saham FIMP, " jelasnya.

Seperti diketahui, proses penawaran umum saham perdana FIMP kepada public berlangsung pada periode 1 hingga 6 April 2021 kemarin.

PT Fimperkasa Utama Tbk yang bergerak pada industri jasa konstruksi ini menawarkan sebanyak 160 juta lembar saham baru Perseroan atau 40% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan harga saham perdana senilai Rp 125,- per lembar sahamnya.

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu