News

Alasan Ahmad Sahroni Kembali Laporkan Adam Deni ke Bareskrim Polri

Adam Deni dilaporkan dengan Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP dan/atau Pasal 14 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946.


Alasan Ahmad Sahroni Kembali Laporkan Adam Deni ke Bareskrim Polri
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni di Tribrata Dharmawangsa, Jumat (1/7/2022) (AKURAT.CO/Anisha Aprilia)

AKURAT.CO, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni kembali melaporkan pegiat media sosial Adam Deni ke Bareskrim Polri. 

Kali ini, laporan itu soal tudingan uang Rp30 miliar untuk membungkam dan menjebloskannya ke dalam penjara. Hal itu diungkapkan Adam Deni usai sidang putusan atas kasus UU ITE di PN Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Sahroni mengatakan dirinya sengaja melaporkan Adam Deni ke Bareskrim Polri lantaran sudah meneror keluarganya. Laporan Sahroni teregister dengan nomor LP/B/0336/VI/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 30 Juni 2022.

baca juga:

Adam Deni dilaporkan dengan Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP dan/atau Pasal 14 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946.

"Karena sudah membawa istri saya  teror terhadap istri, maka saya akan ambil tindakan sudah saya laporin kemarin nah yang pertama tentang tuduhan Rp30 Miliar yang membungkam untuk berbagai pihak," kata Sahroni saat ditemui di Tribrata Dharmawangsa, Jumat (1/7/2022). 

Menurut Sahroni, tudingan itu disampaikan Adam Deni melalui Instagramnya dan membuat anaknya yang berusia 11 tahun bertanya-tanya. 

"Yang kedua terkait dengan Instagram yang sudah mengarah kepada teror ke istri saya, keluarga saya dan anak saya yang pertama sampe nanya 'ini kenapa pah' karena bahasanya emang tidak pantas jadi gua ambil sikap ini," kata dia.

Ia menegaskan, dirinya melaporkan hal ini bukan karena sebagai pejabat, melainkan untuk memberi pelajaran kepada semua orang untuk tidak seenaknya mengatakan hal yang tidak benar. 

"Saya ambil sikap ini bukan karena sebagai pejabat, tapi karena sebagai warga biasa yang meminta keadilan juga. Ada bahasa kotor yang tidak pantas disampaikan. Saya juga laporkan akun Instagram, mungkin lagi diselidiki sama kepolisian. Kita tunggu saja,” katanya.

"Kita ambil tindakan begitu demi kepentingan agar tidak semua orang seenaknya mengatakan hal yang tidak benar yang belum tentu benar," sambungnya. 

Lebih lanjut, Sahroni memberikan pesan khusus kepada Adam Deni untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

“Pesannya adalah mulutmu harimaumu. Apa yang kau sebut, yang menjadi masalah terhadap dirimu sendiri ya itulah dirimu, bukan karena saya. Karena semua ada aspek hukum yang mendasari apa yang menjadi ucapan semua orang,” tutupnya.[]