News

Aktor Hollywood Alec Baldwin Tak Sengaja Tembak Mati Kru Saat Syuting Film 

Aktor Hollywood Alec Baldwin Tak Sengaja Bunuh Kru Saat Syuting Film 


Aktor Hollywood Alec Baldwin Tak Sengaja Tembak Mati Kru Saat Syuting Film 
Alec Baldwin memiliki sejarah panjang dalam produksi film dan televisi (Mark Sagliocco/Getty Images via AFP)

AKURAT.CO, Sebuah kecelakaan fatal terjadi di lokasi tempat aktor Hollywood, Alec Baldwin, tengah melakukan syuting untuk film barunya. Dilaporkan Baldwin tidak sengaja membunuh seorang kru dan melukai satu lainnya setelah  menembakkan senjata properti. 

Seperti diwartakan Al Jazeera hingga BBC, korban tewas diidentifikasi sebagai sinematografer Halyna Hutchins, sementara korban terluka adalah sutradara Joel Souza. 

Menurut pihak berwenang, Hutchins sempat diangkut dengan helikopter dan dilarikan ke Rumah Sakit Universitas New Mexico. Setelahnya dia dinyatakan meninggal karena luka tembaknya. Sementara Souza dibawa dengan ambulans ke pusat Medis Regional Christus St Vincent untuk menjalani perawatan atas luka-lukanya. 

Tidak segera diketahui seberapa serius cedera Souza. Namun, dari Twitternya pada Jumat (22/10) pagi, aktris Frances Fisher mengaku mendapatkan pesan dari Souza sambil mengatakan bahwa ia sudah keluar dari rumah sakit.

"Souza mengirimi saya pesan bahwa dia sudah keluar dari rumah sakit," cuitnya.

Insiden itu terjadi pada Kamis (21/10), saat Baldwin dan kru lainnya berada di lokasi film Bonanza Creek Ranch, New Mexico, untuk melakoni produksi 'Rust' yang berlatar berlakang Kansas tahun 1880-an. Kepolisian New Mexico mengonfirmasi peristiwa itu dan menyebut bahwa tembakan Baldwin menewaskan Hutchins dan melukai Souza.

"Kantor sheriff mengonfirmasi bahwa dua orang ditembak di lokasi syuting Rust. Halyna Hutchins, 42, direktur fotografi, dan Joel Souza, 48, sutradara, tertembak ketika senjata api properti ditembakkan oleh Alec Baldwin, 68, produser dan aktor," kata kepolisian dalam sebuah pernyataan.

Belum ada dakwaan yang diajukan terkait insiden tersebut. Polisi juga menambahkan bahwa mereka sedang menyelidiki penembakan dan mewawancarai para saksi serta Baldwin sendiri.

"Baldwin diwawancarai oleh detektif. Dia memberikan pernyataan dan menjawab pertanyaan. Dia datang secara sukarela dan dia meninggalkan gedung setelah menyelesaikan wawancaranya. Belum ada dakwaan yang diajukan dan belum ada penangkapan yang dilakukan," kata juru bicara sheriff Santa Fe Juan Rios kepada kantor berita AFP.

The Santa Fe New Mexico melaporkan Baldwin terlihat pada hari Kamis di luar kantor sheriff sambil menangis, tetapi upaya untuk mendapatkan komentar darinya tidak berhasil.

Sementara itu, juru bicara Baldwin mengatakan bahwa kecelakaan yang terjadi di lokasi syuting melibatkan malfungsi pada properti senjata yang digunakan. Menurut kronologi yang dilaporkan, properti senjata adalah senjata api sungguhan dengan 'cartridge kosong'. Namun, saat syuting, terjadi kesalahan dan akhirnya senjata itu melepaskan pelurunya dan mengenai kru.

Menurut Yahoo News, kartrid kosong adalah unit amunisi yang dimasukkan ke dalam laras senjata. Ini terdiri dari beberapa bagian, seperti casing; bahan propelan (bubuk mesiu) yang ada di casing; hingga primer atau bagian dari amunisi (kartrid) yang berfungsi sebagai penyulut mesiu dan berada di bagian bawah kartrid, dan di ujung kartrid, proyektil (peluru) itu sendiri.

Kartrid kosong memiliki semua bagian senjata itu kecuali proyektil di ujungnya. Sebaliknya ujungnya dikerutkan atau disegel dengan gumpalan kertas atau lilin untuk menahan bubuk mesiu.

Karena insiden ini, produksi Rust dihentikan sementara, dan produser telah memberikan penghormatan kepada Halyna dan menawarkan dukungan psikologis kepada siapa pun yang terkena dampak.

"Seluruh pemain dan kru benar-benar hancur oleh tragedi hari ini, dan kami mengirimkan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga dan orang-orang terkasih Halyna. Kami telah menghentikan produksi film untuk jangka waktu yang tidak ditentukan dan sepenuhnya bekerja sama dengan penyelidikan Departemen Kepolisian Santa Fe."

"Kami akan memberikan layanan konseling kepada semua orang yang terkait dengan film saat kami bekerja untuk memproses peristiwa mengerikan ini," ungkap seorang juru bicara Rust Movies Productions LLC mengatakan kepada Deadline. []