Olahraga

Akomodasi Mahal, Qatar Diperkirakan Sulit Jual Tiket Piala Dunia

Penggemar dari Eropa setidaknya mesti mengeluarkan biaya akomodasi dengan rata-rata 2.770 Euro (sekitar Rp42,9 juta) untuk tiga pertandingan penyisihan.


Akomodasi Mahal, Qatar Diperkirakan Sulit Jual Tiket Piala Dunia
Dua orang melintas dengan latar belakang pesawat A350-1000 yang merupakan pesawat airbus terbesar. Pesawat milik Qatar Airways yang diluncurkan beberapa waktu lalu berkemungkinan besar disiapkan untuk Piala Dunia 2022 yang bakal digelar di Qatar ( REUTERS/Regis Duvignau)

AKURAT.CO, Enam bulan menjelang dimulainya Piala Dunia Qatar 2022, jumlah suporter yang akan datang ke perhelatan tersebut masih belum pasti. Sejauh ini, kabarnya baru seperempat tiket yang terjual dari jumlah total yang disediakan.

The Guardian menulis bahwa FIFA sudah menjual sebanyak 800 ribu tiket kepada penggemar. Sementara itu, Piala Dunia Qatar punya total 3,1 juta tiket yang bakal dijual untuk keseluruhan turnamen.

Sebagai perbandingan, Piala Dunia Rusia 2018 berhasil menjual 2,5 juta dari total kapasitas lebih dari tiga juta. Itu berarti, Qatar masih perlu melakukan banyak hal agar setidaknya penjualan mereka menyamai apa yang dilakukan Rusia.

baca juga:

FIFA sendiri dikabarkan akan mengungkap jumlah tiket yang sudah dilepas di periode penjualan kedua pada bulan ini. Organisasi induk sepakbola dunia tersebut mengklaim menerima 23,5 juta permintaan tiket namun beberapa pengamat menyebut tidak semua dari pemesan itu yang benar-benar akan membeli pesanannya.

Beberapa hal yang menjadi indikasi kemungkinan tidak terjualnya tiket adalah isu hak asasi manusia. Dalam beberapa tahun terakhir, Qatar disebut mengabaikan hak asasi manusia para pekerja pembangunan infrastruktur Piala Dunia namun otoritas setempat membantahnya.

Laporan dari beberapa negara juga menggambarkan kenyataan yang meragukan bagi prospek suporter untuk Piala Dunia Qatar. Inggris bahkan belum menjual habis tiket tiga pertandingan penyisihan dan kemungkinan laga fase gugur.

Sementara itu, suporter juara bertahan Prancis diperkirakan tidak akan lebih dari seperempat yang datang ke Rusia empat tahun lalu. Isu lainnya adalah karena biaya menonton Piala Dunia di Qatar terhitung mahal jika dibandingkan piala dunia-piala dunia sebelumnya.

Berdasarkan data organisasi Football Supporters Europe (FSE), penggemar dari Eropa setidaknya mesti mengeluarkan biaya akomodasi dengan rata-rata 2.770 Euro (sekitar Rp42,9 juta) untuk tiga pertandingan penyisihan berbanding 1.000 Euro (sekitar Rp15,48 juta) di Rusia 2018.

Untuk bertahan sampai keseluruhan turnamen, pendukung mesti setidaknya mengeluarkan 6.500 Euro (sekitar Rp100,67 juta).

“Jelas sulit bagi sebagian besar penggemar untuk tahu betapa mahalnya Piala Dunia bagi mereka,” kata CEO FSE, Ronal Evain. “Untuk memesan penerbangan atau hotel Anda perlu tiket (pertandingan) terlebih dahulu, jadi Anda harus membayar untuk tahu seberapa besar biayanya.”[]