News

Polemik Donasi Akidi Tio, Musni Umar: Saya Bersyukur Tidak Ikut Komentari Sumbangan Rp2 Triliun itu

"Keraguan saya terjawab, ternyata hanya hoax," katanya.


Polemik Donasi Akidi Tio, Musni Umar: Saya Bersyukur Tidak Ikut Komentari Sumbangan Rp2 Triliun itu
Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC), Prof Musni Umar. (Dokumentasi: Foto Akun Twitter @musniumar)

AKURAT.CO, Sosiolog Musni Umar merasa beruntung karena tidak mengomentari sumbangan Rp2 triliun dari keluarga Akidi Tio.

Dalam cuitannya, ia mengaku sudah mulai ragu saat mengetahui adanya sumbangan dari anak-anak Akidi Tio yang seharusnya itu menjadi harta warisan mereka.

"Saya bersyukur tidak ikut komentari sumbangan Rp2 triliun karena sejak awal hati kecil saya ragu apa mungkin ada orang yang sudah lama meninggal, anak-anaknya mau sumbangkan harta orang tua, yang merupskan harta warisan mereka," kata Musni Umar sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari Twitter @musniumar pada Selasa (3/8/2021).

Kini keraguannya pun berbuah hasil dengan adanya penangkapan anak dari Akidi Tio yakni Heryanti alias Ahong. Penangkapan langsung dipimpin Dir Intelkam Polda Sumsel, Kombes Pol Ratno Kuncoro.

"Keraguan saya terjawab, ternyata hanya hoax. Buzzerp sudah telanjur puji Akidi Tio," tulisnya.

Sementara itu, aktivis HAM Natalius Pigai menyebut bahwa Polda tidak cermat selidiki kebenaran informasi dalam sumbangan tersebut. "Seharusnya menggunakan institusi intelijen untuk selidiki kebenaran. Karena kelalaian tersebut intitusi negara telah dilecehkan. Marwah negara juga jatuh. Meskipun demikian harus disadari ini tidak ada kaitan dengan Pimpinan Polri," tulis @NataliusPigai2.

Sebagaimana diketahui, Akidi Tio mendadak menjadi perbincangan setelah pengusaha tersebut menyampaikan akan memberikan sumbangan demi menangani Covid-19 sejumlah Rp2 triliun.

Dengan sumbangan senilai Rp2 triliun, tak heran jika namanya menjadi perbincangan warganet. Bahkan, banyak orang yang mulai mencari informasi terkait pengusaha ini.

Namun kini, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menangkap anak dari Akidi Tio yakni Heryanti alias Ahong. Penangkapan langsung dipimpin Dir Intelkam Polda Sumsel, Kombes Pol Ratno Kuncoro.

Penangkapan putri Akidi Tio ini diduga terkait donasi fiktif Rp2 triliun pada 26 Juli 2021 lalu. Namun, hingga saat ini bantuan dana Rp2 triliun itu tak kunjung nyata.

Dir Ditreskrimum Polda Sumsel Hisar Siallagan saat dikonfirmasi enggan memberikan komentar terkait penjemputan Heryanti. Termasuk status Heryanti saat ini belum juga ada keterangan terkait hal tersebut.

"Nanti saja ya," ujarnya. []