Ekonomi

Akibat Tragedi Boeing, Masyarakat Desak Maskapai Cantumkan Jenis Pesawat dalam Tiket


Akibat Tragedi Boeing, Masyarakat Desak Maskapai Cantumkan Jenis Pesawat dalam Tiket
Puing pesawat Ethiopian Airlines ET 302 terlihat di dekat kota Bishoftu, tenggara Addis Ababa, Ethiopia, 10 Maret 2019. Pesawat Boeing 737-800 MAX menuju Nairobi itu jatuh setelah enam menit lepas landas dari Bandara Internasional Bole, Addis Ababa. Tak ada yang selamat dalam insiden tersebut. Seluruh penumpang yang berjumlah 149 orang dan 8 kru kabin dikonfirmasi tewas. (REUTERS/Tiksa Negeri)

AKURAT.CO Jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines berjenis Boeing 737-8 MAX pada Minggu (10/3/2019) kemarin, membuat banyak pihak yang mengaitkan peristiwa tersebut dengan kecelakaan pesawat Lion Air jenis yang sama dengan nomor JT-610 di Tanjung Karawang, Jawa Barat, pada Oktober tahun lalu.

Dengan kejadian ini, maka masyarakat meminta pelayanan maskapai harus lebih ditingkatkan. Khususnya dari informasi jenis pesawat penerbangan yang akan digunakan oleh penumpang.

Sebab, informasi tersebut tidak dicantumkan secara detil pada tiket pesawat yang dibeli oleh penumpang. Saran ini dicuitkan akun Twitter @iskandarjet yang merupakan Co-Founder Kompasiana.

baca juga:

"Selama ini, penumpang pesawat hanya tahu nomor penerbangan tanpa tahu persis jenis pesawatnya. Setelah dua kecelakaan beruntun yang melibatkan Boeing 737 MAX, konsumen layak tahu merek dan jenis pesawat yang akan dinaiki saat pesan penerbangan. Cc @alvinlie21 @YLKI_ID @djpu151," tulisnya, Senin (11/3/2019).

Pakar Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, juga berpendapat bahwa pesawat jenis Boeing 737-8 MAX dinilai tidak layak untuk dioperasionalkan kembali. Mengingat kejadian serupa yang terjadi di Indonesia.

"Boeing 737 Max 8 lagi yang jatuh, kejadiannya mirip seperti pesawat Lion yang jatuh, jenis pesawat yang sama pula. Ini pesawat nggak layak terbang nampaknya. Krisis Berat ini Boeing. Bagaimana sebetulnya kualitas si Max 8 ini? Kita colek om @alvinlie21 untuk pencerahan. #Hensat," cuit @satriohendri

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengambil langkah untuk melakukan inspeksi, larang terbang sementara pesawat terbang Boeing 737-8 MAX di Indonesia. Langkah diambil terkait jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines berjenis Boeing 737-8 MAX.

Kebijakan ini diambil untuk memastikan bahwa pesawat yang beroperasi di Indonesia dalam kondisi laik terbang.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti, langkah tersebut diambil untuk menjamin keselamatan penerbangan di Indonesia. Inspeksi akan dimulai secepatnya mulai besok 12 Maret 2019.

Apabila ditemukan masalah pada saat inspeksi, maka pesawat tersebut akan dilarang terbang sementara sampai dinyatakan selesai oleh inspektur penerbangan.

Sejauh ini, pengawasan untuk pengoperasian pesawat jenis Boeing 737-8 MAX sudah dilakukan sejak 30 Oktober 2018 lalu pasca kecelakaan JT610, bilamana jika terjadi masalah atau temuan hasil inspeksi pesawat langsung digrounded di tempat. []