Rahmah

Akibat Sebut Lebih Kaya dari Tuhan, Abu Nawas Bikin Geger Warga Sekampung, Begini Respon Baginda Raja

Suatu ketika, Abu Nawas mengaku bahwa dirinya adalah orang yang paling kaya raya, bahkan ia mengaku lebih kaya dari Tuhan. 


Akibat Sebut Lebih Kaya dari Tuhan, Abu Nawas Bikin Geger Warga Sekampung, Begini Respon Baginda Raja
Ilustrasi Abu Nawas (Steemit)

AKURAT.CO  Abu Nawas dikenal sebagai sosok nyeleneh yang kerap mengundang tawa saat menjalani aktivitas sehari-harinya. Salah satu diantaranya adalah ketika Abu Nawas mengaku bahwa dirinya adalah orang yang paling kaya raya, bahkan ia mengaku lebih kaya dari Tuhan. 

Kisah ini berawal pada suatu hari, ketika Abu Nawas sedang mengunjungi pasar dengan teman-temannya, tiba-tiba, tak ada hujan tak ada angin, ia berkata.

"Wahai kawan-kawan, hari ini saya menjadi orang yang paling kaya raya, bahkan lebih kaya daripada Allah SWT!!”.

Hal tersebut sontak membuat para temannya itu kaget dan heran. Bahkan diantara temannya yang lain menganggap bahwa Abu Nawas adalah orang yang sangat aneh. Bagaimana tidak, seorang Abu Nawas yang dikenal sebagai sosok yang alim dan taqwa itu bisa mengaku kalau dirinya lebih kaya dari Tuhan.

Akibat pernyataannya itu, suasana pasar menjadi gaduh. Orang-orang di sekitarnya mulai membicarakan sikap Abu Nawas dan membuatnya menjadi viral. 

Akhirnya berita tentang pernyataan Abu Nawas yang dianggap tak wajar itu terdengar hingga ke telinga Baginda Raja Harun Ar-Rasyid. Baginda pun segera memanggil Abu Nawas dengan tujuan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu.

Setelah Abu Nawas tiba di istana, Baginda Raja langsung bertanya,

“Wahai Abu Nawas, benarkah engkau berkata seperti yang dibicarakan orang-orang?”

“Benar, Baginda yang mulia,” jawab Abu Nawas dengan santai.

“Apa yang telah engkau dakwahkan disana? Mengapa engkau menyebut jika engkau lebih kaya dari Allah SWT yang Maha Kaya?," tanya baginda dengan tegas.

“Aku lebih kaya dari Allah SWT karena aku mempunyai anak, sedangkan Allah tidak beranak dan tidak juga diperanakkan,” jawab Abu Nawas.

“Kalau itu memang benar, tetapi apa maksudmu berkata begitu di tengah pasar sehingga membuat kegaduhan?,” tanya Baginda tidak habis pikir.

"Hanya untuk ditangkap dan dihadapkan pada baginda yang mulia," jawab Abu Nawas dengan santainya.

Baginda langsung bertanya, “Apa perlunya engkau menghadapku?,” 

“Agar memperoleh hadiah dari Paduka yang mulia," kata Abu Nawas.

“Wahh, dasar engkau ini ada-ada saja!” kata Baginda

Akhirnya Baginda memerintahkan beberapa pengawalnya untuk memberikan hadiah untuk Abu Nawas.[]