News

Akibat Letusan Tonga, Wanita Inggris dan Anjingnya Hanyut Terbawa Tsunami

Angela dan suaminya, James Glover menjadi korban dari tsunami setinggi 1,2 m yang menerjang Tonga. Lalu, hanya suami Angela yang ditemukan selamat.


Akibat Letusan Tonga, Wanita Inggris dan Anjingnya Hanyut Terbawa Tsunami
Angela Glover hingga kini masih belum ditemukan (Angela Glover via BBC)

AKURAT.CO  Seorang wanita Inggris berusia 50 tahun dilaporkan hilang usai terperangkap dalam tsunami di Tonga pada hari Sabtu (15/1).  Laporan itu diungkap langsung oleh teman dan keluarga korban. 

Dalam postingan media sosialnya, mereka mengungkap bahwa Angela dan suaminya, James Glover menjadi korban dari tsunami setinggi 1,2 m yang menerjang Tonga. Namun, setelahnya, hanya suami Angela yang ditemukan selamat usai berpegangan pada pohon.

Pencarian kemudian berlanjut untuk Angela, yang diketahui telah hanyut bersama anjing-anjingnya.

baca juga:

Angela yang lahir di Brighton mengelola salon tato dan mengelola pusat penyelamatan anjing di ibu kota Tonga, Nuku'alofa.

Kerusakan signifikan telah dilaporkan di pantai barat pulau utama Tongatapu, yang masih tertutup lapisan abu tebal.

Namun, informasi lengkap tentang tingkat kerusakan akibat tsunami di negara kepulauan Pasifik itu tetap belum bisa sepenuhnya diketahui. Ini terutama karena komunikasi internet dan telepon yang masih sangat terbatas.

Baca Juga: Tsunami Tonga Bikin Internet Padam, Perbaikan Bakal Memakan Waktu Dua Minggu

Saudara laki-laki Angela, Nick Eleini, juga telah mengonfirmasi kepada BBC bahwa dia masih belum ditemukan. Nick diketahui telah meninggalkan rumahnya di Sydney, Australia, dan pergi ke Inggris untuk tinggal bersama dengan ibunya di Hove, East Sussex.

Seseorang kemudian terlihat berkomentar di media sosial, mengatakan bahwa Angela dan James adalah bibi dan pamannya. Dia lalu mengatakan bahwa saat ombak menerjang, pasangan itu pulang ke rumah untuk mengambil anjing-anjing mereka.

 Angela Glover via BBC

Seorang pengguna internet lain, sementara itu, mengaku bersama dengan ibu Angela pada Minggu (16/1) pagi. Saat itulah, ibu Angela dikatakan menerima panggilan telepon pada Minggu dini hari dari James, yang mengatakan bahwa putrinya hilang.

"Kami berharap dan berdoa bahwa di tengah bencana ini, dia bisa ditemukan," katanya.

Tonga, yang berbentuk kepulauan, terdiri dari 177 pulau yang tersebar di wilayah Pasifik Selatan dengan ukuran kira-kira seluas Jepang.

Tsunami yang melanda Tonga pada Sabtu dipicu oleh letusan gunung berapi bawah laut yang sangat besar. Saking dahsyatnya, letusan bahkan dilaporkan sampai terdengar lebih dari 1.000 mil jauhnya di Selandia Baru.

Ibu kota Tonga, Nuku'alofa hanya terletak 65km dari selatan gunung berapi itu, yang dinamai Hunga Tonga-Hunga Haʻapai.

Organisasi bantuan mengatakan hingga 80 ribu orang di pulau-pulau itu dapat terkena dampak bencana, tetapi sejauh ini belum ada kematian yang dikonfirmasi.

Sebuah sumber di Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan Inggris mengatakan pihaknya membantu warga negara Inggris dan keluarga mereka setelah tsunami melanda Tonga.

Angela sebelumnya bekerja di industri periklanan di London. Profil media sosialnya menunjukkan bahwa dia dibesarkan di Brighton. Ia lalu memulai kehidupan baru di negara kepulauan Pasifik tersebut pada sekitar tahun 2015.

Laporan media sebelumnya juga mengidentifikasi bahwa Angela adalah Wakil Presiden dari Tonga Animal Welfare Society. Didirikan pada tahun 2020, organisasi tersebut menawarkan perawatan-perawatan dasar hewan di negara yang tidak memiliki dokter hewan yang berkualifikasi.[]