Olahraga

Akibat COVID-19, Tim Debutan Ini Berpotensi Main Tanpa Kiper di Babak 16 Besar Piala Afrika Lawan Kamerun

Dari tiga kiper Komoro yang dibawa, dua di antaranya terpapar COVID-19 dan satu sisanya mengalami cedera.


Akibat COVID-19, Tim Debutan Ini Berpotensi Main Tanpa Kiper di Babak 16 Besar Piala Afrika Lawan Kamerun
Tim debutan Komoro mampu melaju ke fase gugur 16 besar Piala Afrika 2021 sebagai salah satu tim peringkat tiga terbaik. (Twitter.com/CAF_Online)

AKURAT.CO, Badai COVID-19 menerjang Timnas Komoro di Piala Afrika 2021. Tim debutan itu berpotensi tak bisa diperkuat oleh seluruh kipernya pada babak 16 besar melawan tuan rumah Kamerun, Selasa (25/1) dini hari WIB.

Pada Sabtu (22/1), Federasi Sepak Bola Komoro (FFC) mengumumkan bahwa sebanyak 12 pemain dan manajemen tim nasionalnya dinyatakan positif COVID-19. Nahasnya, jumlah pemain yang terpapar itu termasuk dua penjaga gawangnya, Moyadh Ousseini dan Ali Ahamada.

Komoros sebenarnya membawa satu kiper lainnya, yakni Salim Ben Boina di Piala Afrika 2021. Sayangnya, penjaga gawang nomor satu itu mengalami cedera saat Komoro mengalahkan Ghana pada pertandingan terakhir Grup C pada Rabu (19/1) lalu.

baca juga:

"Ada Coelacanths -julukan Komoro- yang terkena dampak Covid termasuk pelatih Amir Abdou, hanya dua kiper kami, Moyadh Ousseini dan Ali Ahamada," tweet federasi dua hari sebelum pertandingan bersejarah bagi Komoro yang lolos ke 16 besar dalam penampilan pertama mereka di turnamen.

Dalam sebuah video yang diposting di akun tersebut, manajer tim El Hadad Hamidi juga menyebutkan lima pemain lapangan yang dinyatakan positif: Mereka adalah gelandang Nakibou Aboubakari, Yacine Bourhane, striker Mohamed M'Changama, serta bek Kassim Abdallah dan Alexis Souahy.

Dengan tidak adanya penjaga gawang yang tersedia saat ini, Komoro berada dalam masalah serius jelang pertandingan 16 besar kontra Kamerun.

Berdasarkan aturan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF), sebuah tim wajib memainkan pertandingannya selama setidaknya terdapat sebelas pemain yang dinyatakan negatif COVID-19 atau siap untuk bertanding. Jika tidak ada penjaga gawang yang tersedia, maka pemain lapangan harus mengisi posisi tersebut.

"Kami berusaha melakukan segala daya kami untuk menemukan solusi alternatif,” kata Hamidi seperti dikutip dari France24, Minggu (23/1).

“Tetapi tanpa pelatih, tanpa pemain utama dan terutama tanpa hanya dua kiper kami yang tersisa, situasinya cukup rumit.”

Mewakili negara pulau kecil di lepas pantai tenggara Afrika, Komoro menjadi salah satu tim kuda hitam yang secara mengejutkan mampu melangkah ke babak fase gugur di Piala Afrika 2021. Pasalnya, tim yang baru berpartisipasi di turnamen paling bergengsi benua hitam edisi kali ini itu sukses lolos dari grup ‘neraka’.

Komoro yang tergabung di grup C, berhasil mengoleksi tiga poin berkat kemenangan atas Ghana dengan skor 3-2, serta kalah dari Gabon (1-0) dan Maroko (2-0). 

Meski hanya memperoleh satu hasil positif, Komoro melaju ke 16 besar sebagai tim keempat atau terakhir yang menempati peringkat tiga terbaik bersama dengan Cape Verde, Malawi, dan Tunisia. Mereka mengungguli Sierra Leone dan Sudan.[]