News

Akhirnya Terungkap! Kelakuan Muhammad Kece Bikin Tercengang, Pernah Diusir Warga dari Desa Karena Lakukan Ini

Akhirnya Terungkap! Kelakuan Muhammad Kece Bikin Tercengang, Pernah Diusir Warga dari Desa Karena Lakukan Ini
Muhammad Kece (Tangkapan Layar Youtube Muhamad KC) ()

AKURAT.CO, Sosok Muhammad Kece, tersangka penista Islam, memancing rasa penasaran banyak orang termasuk suhu jurnalistik Indonesia Dahlan Iskan. 

Dahlan bahkan sampai menghubungi banyak aktivis Islam dan kenalannya yang beragama Kristen untuk mengetahui lebih jauh sosok Muhammad Kece ini.

Cerita Dahlan mencari tahu sosok Muhammad Kece, beberapa media menyebutnya Muhammad Kace, termasuk oleh Dahlan, dituangkan dalam tulisan berjudul Otong Kace yang dipublikasikan di disway.id.

baca juga:

Dalam tulisan Dahlan terungkap, Kece lahir di Limusgede, Kecamatan Cimerak, Pangandaran, Jawa Barat. Dahlan mengungkap sosok Kece diawali reportase Deni Nurdiansah, wartawan harian Radar Pangandaran.

"Orang itu penduduk tetangga desa kita," ujar H Otong Aminudin kepada Deni seperti dikutip dari tulisan Dahlan.

Dahlan lantas menghubungi Otong. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pangandaran itu mengatakan kepada Dahlan bahwa dirinya bersama warga pernah mengusir Kece dari desa pada tahun 1997.

Otong mengatakan Kece diusir lantaran melakukan pemurtadan terhadap warga. Ketika Kece diusir tidak sedikit warga desa yang sudah pindah agama karena ajakannya.

"Sudah ada sekitar 25 orang (yang pindah agama)," ujar Otong menceritakan alasan pengusiran.

Warga desa yang dikristenkan Kece melakukan kebaktian di hari Minggu ke sebuah gereja di dekat perbatasan Cilacap. Tempat tinggal Kece sendiri sekitar 10 km dari Pangandaran arah barat.

Berdasarkan pengakuan Asep Saipudin, Muhammad Kece bernama asli Kosman. Asep adalah teman sekolah Kece dari SD hingga SMP.

Ayah Kace adalah kepala dusun. Kelas 2 SMP Kosman berhenti sekolah. Sejak itu Kosman pindah ke Pondok Pesantren Nurul Huda yang letaknya sekitar 10 Km dari Limusgede.

Di Ponpes Nurul Huda, Kece belajar membaca kitab kuning seperti kitab Jurumiyah. Namun ia mondok di sana hanya setahun.

Tidak lama setelah keluar dari Nurul Huda, Kace menikahi gadis yang juga mantan santriwati Nurul Huda. Pernikahan keduanya terjadi sekitar 1986.

"Belum jelas apa pekerjaan Kace setelah kawin itu. Yang jelas ia segera punya dua anak. Setelah itu sang istri menjadi TKW ke Arab Saudi.

"Berarti masa-masa ditinggal istri inilah Kace menjadi misionaris. Yang lantas jadi sorotan pemuka agama Islam di sana. Lalu Kosman diminta meninggalkan desa itu," tulis Dahlan Iskan.

Kece kemudian pindah ke kota Banjar. Dari Banjar ia pindah ke Bekasi lalu ke Jakarta.

Dahlan penasaran mengapa Kece pindah agama. Dahlan mendapat jawaban dari sebuah publikasi online KRISTIANI.NEWS. Di sana disebutkan Kosman atau Kece menjadi Kristen karena ayahnya disembuhkan oleh doa seorang pendeta.

"Yang jelas penasaran saya kini sudah terjawab oleh liputan Deni Mithun, wartawan Radar Pangandaran itu," tulis Dahlan Iskan.[]