Olahraga

Akhirnya, Neymar dan Barcelona Selesaikan Sengketa sejak 2017 secara Kekeluargaan

Kesepakatan Neymar dan Barcelona ini bisa menjadi salah satu tanda bahwa hubungan antara sang pemain dengan bekas klubnya semakin baik.


Akhirnya, Neymar dan Barcelona Selesaikan Sengketa sejak 2017 secara Kekeluargaan
Pemain Paris Saint-Germain, Neymar Jr, dalam pertandingan melawan Atalanta di perempat final Liga Champions Eropa 2019/2020, di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal, Rabu (13/8/2020). (FOTO/REUTERS)

AKURAT.CO, Barcelona dan Neymar disebut telah bersepakat secara “kekeluargaan” untuk menyelesaikan perselisihan hukum tentang bayaran kepindahannya ke Paris Saint-Germain (PSG) pada 2017. Perselisihan dikabarkan diselesaikan secara “ramah-tamah.”

Perselisihan diawali ketika Neymar menyebut Barcelona menolak membayar bonus loyalitas sebesar 37,2 juta Poundsterling (sekitar Rp743,9 miliar) ketika pindah ke PSG. Ketika itu, Neymar pindah ke PSG dengan biaya transfer 200 juta Poundsterling yang masih menjadi rekor dunia sampai saat ini.

Barcelona kemudian membawa masalah ini ke jalur hukum untuk membuat Neymar membayar sebesar delapan juta Poundsterling berdasarkan perpanjangan kontrak pada 2016. Pada Juni lalu, pengadilan di Spanyol memerintahkan Barcelona membayar sebesar 6,1 juta Poundsterling (Rp121,98 miliar).

Neymar disebut merespons instruksi ini dengan perlawanan hukum namun kasus ini tampaknya digugurkan. Tidak diketahui apakah kedua pihak menyelesaikan perselisihan mereka dengan kesepakatan sejumlah uang.

“Barcelona mengumumkan bahwa (kasus) ini selesai dengan cara ramah-tamah pada beberapa kasus ketenagakerjaan dan kasus litigasi sipil yang terbuka dengan pemain asal Brasil, Neymar,” kata La Liga sebagaimana dipetik dari BBC.

“Dengan demikian, sebuah persetujuan transaksional antara klub dan pemain telah ditandatangani untuk mengakhiri kasus hukum yang tertunda antara kedua belah pihak.”

Kesepakatan ini juga menandai membaiknya hubungan Neymar dan Barcelona yang diketahui bersitegang sejak Neymar pindah ke PSG pada 2017. Juga bisa menjadi sinyalemen bahwa keinginan Neymar pindah ke Barcelona yang dinyatakannya sejak dua musim terakhir mengarah ke tanda yang lebih baik.

Neymar sendiri sudah berkali-kali menyatakan ingin kembali bermain bersama sahabat dan bekas rekan setimnya yang saat ini juga sedang dalam ketidakpastian di Barcelona, Lionel Messi.

Namun, selepas itu PSG tampil cukup meyakinkan dengan sampai ke final Liga Champions 2019-2020 yang menjadi alasan klub raksasa Prancis tersebut untuk menahan Neymar.

Kini, semua tinggal menantikan berjalannya waktu sampai masa bursa transfer musim panas ini berakhir. Impian menyaksikan Neymar dan Messi bersatu di Katalunya jelas dihasratkan suporter Barcelona namun klub tersebut sampai saat ini belum menunjukkan tanda kepastian untuk mempertahankan megabintang mereka.[]