Ekonomi

Akhirnya Datang! Rangkaian LRT Jabodebek Jalani Tes Beban di Atas Lintasan

Rangkaian LRT Jabodebek telah tiba di Stasiun Harjamukti, Cibubur, Jawa Barat, pada Minggu (17/10/2021) dan telah menjalani tes beban di atas lintasan.


Akhirnya Datang! Rangkaian LRT Jabodebek Jalani Tes Beban di Atas Lintasan
Kepala Gerbong Light Rapid Transit (LRT) Jabodebek di Stasiun Harjamukti, Cibubur, Minggu (13/10/2019) (AKURAT. CO/Atikah Umiyani)

AKURAT.CO, Rangkaian kereta atau trainset terakhir dari LRT Jabodebek telah tiba di Stasiun Harjamukti, Cibubur, Jawa Barat, pada Minggu (17/10/2021) dan telah menjalani tes beban di atas lintasan.

Corporate Secretary PT Adhi Karya (Persero) Tbk Farid Budiyanto menjelaskan trainset terakhir itu tiba dari pabrik PT INKA (Persero) di Madiun, Jawa Timur, sejak Kamis (14/10/2021).

"Kereta ke-31 ini tiba pada Minggu, 17 Oktober 2021 pukul 01.00 WIB. Sebanyak 6 kereta dalam satu rangkaian tiba dan langsung diangkut secara perlahan untuk naik ke lintasan," katanya dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (19/10/2021).

Trainset ini merupakan kereta terakhir sejak pengiriman pertama pada Oktober 2019.

Pada 16-17 Oktober 2021, Adhi Karya telah melakukan tes beban pada infrastruktur prasarana LRT Jabodebek, yakin bentang panjang yang terletak di atas jalan Tol Jakarta, yakni Jakarta Outer Ring Road atau JORR.

Bentang panjang ini memiliki panjang hingga 90 meter dan mengalahkan salah satu bentang terpanjang di Dubai, yakni 74 meter.

"Dalam tiap pembangunan proyek infrastruktur, tentunya selalu ada uji kelayakan yang dilakukan untuk memastikan bahwa bangunan tersebut dapat digunakan oleh masyarakat. Salah satunya ialah tes beban pada suatu bangunan," katanya.

Lingkup pekerjaan Adhi Karya mencakup penyambungan lintasan, pembangunan fisik stasiun, jalur layang, trackwork dan lintasan rel, serta persinyalan.

Hingga akhir September 2021, progres pembangunan prasarana Kereta Api Ringan/Light Rail Transit atau LRT yang terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek) Tahap I secara keseluruhan telah mencapai 87,54 persen.