Entertainment

Akhirnya Buka Suara, Deretan Fakta Klarifikasi Kim Garam Terkait Kasus Perundungan

Akhirnya Buka Suara, Deretan Fakta Klarifikasi Kim Garam Terkait Kasus Perundungan
Kim Garam (Korea Times)

AKURAT.CO Setelah sekian lama sosoknya menjadi pembicaraan terkait kasus perundungan di masa sekolah, akhirnya Kim Garam pun mulai buka suara. Perempuan yang debut bersama grup Le Sserafim tersebut menyampaikan klarifikasinya melalui akun Instagram temannya.

Seperti apa fakta klarifikasinya? Yuk simak deretan informasinya sebagai berikut.

1. Takut mimpinya hancur karena tindakan di masa lalu

baca juga:

Melalui pernyataannya itu, Kim Garam menyampaikan bahwa ia telah berusaha untuk merintis cita-citanya. Namun di sisi lain ia juga merasa takut kalau mimpinya akan hancur karena tindakannya di masa lalu.

"Karena saya bekerja keras untuk mewujudkan impian saya, memang benar bahwa saya benar-benar takut mimpi saya akan hancur karena tindakan masa lalu saya. Namun, setiap hari berlalu, saya menjadi lebih takut dengan semua tuduhan yang ditujukan kepada saya," katanya, seperti dilansir Soompi, Jumat (12/8).

2. Menjelaskan bahwa ia tidak pernah melakukan tindakan seperti yang dituduhkan

Kim Garam menambahkan dalam klarifikasinya bahwa ia juga tidak pernah melakukan tindakan seperti yang dituduhkan mulai dari memukul atau bertindak kekerasan terhadap siapapun, dipaksa pindah sekolah, merokok atau minum alkohol. “Saya hanya seorang murid biasa” jelasnya.

3. Penjelasan Kim Garam terkait tindakan disipliner dari sekolah

Idol kelahiran 2005 ini menjelaskan dengan cukup detail bagaimana ia bisa mendapat tindakan disipliner tingkat 5 dari komite kekerasan sekolah. Saat itu ia mengenal seorang teman sekelas bernama Yoo. Ia melihat Yoo sedang bergosip dan mengunggah potret siswa lain dengan pakaian dalam.

Mulanya Kim Garam hanya berniat untuk membantu korban, namun ternyata yang dilakukannya berujung pada sebuah kesalahan. 

"Berpikir bahwa saya membantu korban, saya menghadapi Yoo dan saat melakukannya, saya juga bersumpah," tuturnya. "Pada saat itu, saya tidak melihat perbedaan antara mayoritas dan minoritas sehingga saya tidak dapat berpikir secara mendalam tentang mengapa menghadapi Yoo adalah sebuah kesalahan," lanjut Kim Garam pada postingannya.

4. Menyadari kesalahan dan tidak ingin menyesali diri di masa lalu

Saat ini Kim Garam telah menyadari bahwa tindakan yang ia lakukan di masa lalu adalah sebuah kesalahan. Namun hal tersebut telah terjadi sehingga ia tak ingin menyesali dirinya di masa lalu.

Nah, itu dia beberapa fakta terkait klarifikasi Kim Garam.  []