News

Akan Revitalisasi Unit Percetakan Alquran, Ini Harapan Kemenag

Menag juga mengharapkan agar UPQ dapat disejajarkan dengan percetakan Mushaf Alquran berkelas dunia


Akan Revitalisasi Unit Percetakan Alquran, Ini Harapan Kemenag
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (31/5/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Kementerian Agama akan merevitalisasi Unit Percetakan Alquran (UPQ) untuk penuhi kebutuhan mushaf Alquran bagi umat  muslim di Indonesia. Hal ini disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI, di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta pada Senin (31/5/2021).

“Revitalisasi Unit Percetakan Alquran merupakan program prioritas yang harus segera direalisasikan,mengingat kebutuhan Mushaf Alquran di Indonesia yang relatif tinggi sedangkan kapasitas produksi UPQ dalam satu tahunnya hanya mampu mencetak 300.000 eksemplar,” tutur Menag sebagaimana dikutip AKURAT.CO pada Selasa (1/6/2021).

Menag mengungkapkan, berdasarkan data Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ) Kementerian Agama, saat ini ada 288 penerbit mushaf di Indonesia.

“Tapi hanya 5% dari jumlah tersebut yang memiliki mesin percetakan,” kata Menag. 

Kata Menag Yaqut, para penerbit ini, berharap Pemerintah melalui UPQ dapat memfasilitasi layananan jasa percetakan mushaf Alquran melalui PNBP berdasarkan PP 59 Tahun 2018 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak.

“Dengan demikian, UPQ diharapkan dapat menjadi Pusat Pengembangan Peradaban Islam Indonesia yang menerbitkan mushaf Alquran dan buku-buku keislaman, sebagai pusat edukasi, literasi, dan juga menjadi salah satu destinasi wisata religi di Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menag juga mengharapkan agar UPQ dapat disejajarkan dengan percetakan Mushaf Alquran berkelas dunia, yang memiliki daya tarik dengan standar berkualitas internasional, dari bangunan, mesin sampai bahan baku.[]