Ekonomi

Ajib, Malaysia Umumkan Bakal Mengurangi Jam Kerja Kantor!

Ajib, Malaysia Umumkan Bakal Mengurangi Jam Kerja Kantor!
Menara Petronas di Malaysia (Pixabay/KuyaAndy)

AKURAT.CO, Menteri Sumber Daya Manusia Malaysia M Saravanan mengatakan bahwa dalam waktu dekat negaranya akan melakukan pengurangan jumlah jam kerja dari 48 jam menjadi 45 jam dalam seminggu. 

Mengutip dari Channel News Asia pada Minggu (21/8/2022), Saravanan mengatakan bahwa ia akan mengumumkan hal tersebut dalam pekan depan, dan dibuat dalam bentuk pengumuman khusus.

“Bersabarlah selama seminggu lagi, Saya akan membuat pengumuman khusus, nantinya ada beberapa hal yang akan diumumkan perihal jam kerja, hari libur, peran kementerian dan lembaga terkait dengan yang lainnya,” katanya kepada wartawan.

baca juga:

Berdasarkan hal tersebut, sebelumnya juga menteri telah berjanji untuk tidak menerapkan keputusan baru pada 1 September, selama pertemuan baru-baru ini dengan perwakilan industri. Namun pada pekan depan, kemungkinan Saravanan akan mengumumkan pengurangan jam kerja itu.

Minggu lalu, menteri dilaporkan mengatakan kepada Majelis Tinggi bahwa jumlah jam kerja mingguan akan dikurangi mulai 1 September.

Menurut New Straits Times, keputusan ini mulai berlaku setelah amandemen UU Ketenagakerjaan 1955 dibuat, yang bertujuan untuk menjaga kesejahteraan pekerja. Amandemen tersebut sejalan dengan Konvensi Organisasi Perburuhan Internasional (ILO).

Amandemen juga akan memungkinkan karyawan untuk bekerja dengan jam kerja yang fleksibel. Mereka akan dapat memilih lokasi, waktu dan hari kerja.

Nantinya, seluruh rakyat Malaysia akan diberikan kemudahan untuk fleksibilitas agar bisa bekerja dari rumah selama keadaan darurat seperti pandemi COVID-19, mengutip dari New Straits Times.

Namun hal ini ditolak mentah-mentah oleh Federasi Pengusaha Malaysia (MEF). Mereka dengan tegas mendesak pemerintah untuk menunda UU tersebut serta penerapan jam kerja mingguan yang lebih pendek pada 1 September.

Sumber: Channel News Asia, The Strait Times