Olahraga

Ajak Persebaya, Persis Solo Terang-terangan Minta KLB PSSI

Ajak Persebaya, Persis Solo Terang-terangan Minta KLB PSSI
Kaesang Pangarep memiliki 40 persen saham Persis Solo (TWITTER/@persisofficial)

AKURAT.CO - Pemilik Persis Solo, Kaesang Pangarep sempat menyuarakan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI lewat akun twitter pribadinya. Ternnyata, sikap itu menuai respon luar biasa dari pecinta sepakbola Tanah Air.

Tidak sebatas nge-tweet, Kaesang menindaklanjuti cuitannya tersebut dengan melakukan pertemuan bersama Persebaya Surabaya yang diwakili Azrul Ananda, Walikota Solo Gibran Rakabuming dan Kevin Nugroho selaku salah satu pemilik saham Persis.

Pertemuan dua tim Liga 1 bersama Gibran Rakabuming dilakukan di Balaikota Solo, Senin (24/10), selang dua hari setelah Kaesang menyuarakan KLB PSSI di twitter. 

baca juga:

Disinggung mengenai pertemuan tersebut, Azrul Ananda menyebut tujuan dari pertemuan ini adalah fokus untuk membicarakan nasib sepakbola Indonesia, dari kacamata sesama klub profesional.

"Sebagai sesama peserta Liga 1 dan anggota PSSI, kami berdiskusi soal masa depan sepakbola Indonesia. Di luar segala permasalahan, terutama tragedi itu, kami juga harus memikirkan ke depannya harus seperti apa sebagai klub," kata Azrul Ananda.

Azrul mengungkapkan bahwa Persis Solo dan Persebaya Surabaya akan mengeluarkan sikap resmi terkait keinginan untuk memperbaiki sepakbola nasional.

Namun, Azrul tak menyebut secara tegas bahwa surat tersebut berisi tuntutan kepada PSSI untuk segera menggelar KLB. Dia berbicara bahwa surat itu juga berkaitan dengan kelangsungan Liga Indonesia yang sudah terhenti 23 hari.

"Kami sama-sama sepakat ingin ada perbaikan di sepakbola Indonesia, dalam waktu dekat akan sama-sama mengeluarkan surat dan statemen tentang concern kita terhadap masa depan sepakbola, termasuk KLB," jelas Azrul.

"Tapi, yang lebih urgen menurut kami ya kelangsungan liga. Intinya kita mendukung kebaikan sepakbola Indonesia, itu harus KLB ya KLB."

RUPS LIB Penting

Ditambahkan Kaesang Pangarep, Persis memastikan akan bergerak demi kemajuan sepakbola Indonesia. Dia malah terang-terangan meminta dua tuntutan.

Tuntutan pertama adalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Indonesia Baru (LIB). Lalu, tuntutan kedua adalah soal Kongres Luar Biasa PSSI.

Menurut Kaesang, bukan Persis Solo dan Persebaya Surabaya saja yang sudah diajak komunikasi. Kaesang juga sudah berkomunikasi dengan Barito Putera, Rans Nusantara FC, dan Bali United.

"Nanti akan kami draft suratnya, untuk RUPS dan KLB juga. Ada beberapa, salah satunya kan Persebaya. Sama Bali United sudah, Rans Nusantara FC sudah dan Barito Putera," ucap Kaesang Pangarep.

RUPS PT LIB yang selama ini jarang dibicarakan dirasa sangat penting. Pasalnya, ketika kompetisi terhenti hingga waktu yang belum ditentukan, nasib tim-tim di Indonesia juga terancam.

Azrul menilai RUPS PT LIB harus dilakukan karena status Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, sebagai salah satu tersangka di Tragedi Kanjuruhan.

"PT LIB ini kan perusahaan. Saat pengurusnya tersangkut urusan hukum, klub-klub sebagai pemilik saham harus memikirkan ke depannya seperti apa," ujar Azrul Ananda.

"Minimal membicarakan itu, dan ranahnya di tingkat pembicaraan klub di liga (RUPS). Jadi, dua-duanya sama-sama urgent, karena saling terkait."

Ketika RUPS LIB berjalan lancar, Persebaya juga ingin kompetisi segera bergulir lagi. Bahkan, Persebaya ingin Liga 1 2022-2023 rampung sebelum Piala Dunia U-20 2023.

"Kan targetnya selesai April. Kami berharap selesai April. Insha Allah kalau misal masih bisa diupayakan. Kami juga tidak mau mengganggu Piala Dunia," pungkasnya.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com