Rahmah

Ajaib, ini yang Dilakukan Rasulullah di Akhir-akhir Bulan Ramadan

Amalan Rasulullah di akhir Ramadan


Ajaib, ini yang Dilakukan Rasulullah di Akhir-akhir Bulan Ramadan
Nabi Muhammad SAW (nu.or.id)

AKURAT.CO Ketika datang bulan puasa Ramadan sesungguhnya banyak orang yang beriman yang merasakan kesedihan. Sebab bulan Ramadan akan segera berakhir.

Padahal, pada akhir-akhir bulan Ramadan adalah nilai ibadah yang akan dihitung sebagai keistimewaan di dalamnya. Rasulullah bersabda:

اِنَّمَا الْاَعْمَالُ بِالْخَوَاتِمِ   

Artinya: “Setiap amal tergantung dengan endingnya.”

Rasulullah juga telah memberikan contoh kepada kita melalui hadits yang diriwayatkan oleh istrinya Aisyah radliyallahu anha:

   كانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ العَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ، وَأَحْيَا لَيْلَهُ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ   

Artinya: “Nabi ﷺ ketika memasuki sepuluh hari terakhir mengencangkan sarungnya, menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya.” (HR Bukhari Muslim) 

Selain itu, Aisyah radliyallahu anha, istri beliau, juga pernah berkata:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، كَانَ يَعْتَكِفُ العَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْرَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ، ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ   

Artinya: “Sesungguhnya Nabi Muhammad ﷺ i'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai beliau dipanggil oleh Allah subhanahu wa ta’ala kemudian istri-istri beliau i'tikaf setelah beliau kembali ke rahmatullah.” (HR Bukhari).

Itulah yang dilakukan Rasulullah pada akhir-akhir bulan Ramadan. Semoga bermanfaat.[]