Ekonomi

Airlangga Ramal Ekonomi RI Tumbuh 0,6 Hingga 1,6 Persen di Kuartal IV

Menko Airlangga Hartarto proyeksi ekonomi Indonesiankuartal IV bisa positif atau diangka 0,6 hingga 1,6 persen


Airlangga Ramal Ekonomi RI Tumbuh 0,6 Hingga 1,6 Persen di Kuartal IV
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pendapat akhir pemerintah saat pembahasan tingkat II RUU Cipta Kerja pada Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2020). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

AKURAT.CO, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap perekonomian Indonesia kuartal IV dapat kembali positif atau berada diangka sekitar 0,6 hingga 1,6 persen. Menurutnya hal itu bisa terwujud apabila Indonesia mempertahankan kinerja dalam level yang sama seperti kuartal III 2020.

Airlangga Hartarto meyakini pemulihan ekonomi saat ini tengah berjalan dalam jalur yang benar. Hal itu tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tumbuh 5,05 persen pada kuartal III 2020 menjadi minus 3,49 persen atau membaik dari kuartal II 2020 yang tercatat minus 5,32 persen.

Ketua Umum Partai Golkar itu juga menyebutkan, perbaikan ekonomi Indonesia ini sejalan dengan kinerja berbagai industri yang tumbuh positif pada kuartal III-2020. Ia menegaskan selain pertanian, pertumbuhan positif sektor industri yang berkontribusi besar terhadap PDB sebesar 20 persen menjadi tanda bahwa perekonomian Indonesia sudah masuk dalam tahap pemulihan.

Airlangga Hartarto pun mencatat bahwa pertumbuhan sektor industri sebesar 5,2 persen (q to q). Sejumlah industri yang menunjukkan pertumbuhan diantaranya makanan minuman sebesar 4,23 persen, logam dasar 10 persen, barang logam dan optik 8 persen, serta alat angkut 17 persen.

"Ini mendukung bahwa pemulihan sudah dalam track yang benar dan kita berharap di kuartal IV akan ada tambahan dorongan, baik dari segi pembiayaan APBN, program pemulihan ekonomi dan investasi," ujarnya, Senin (9/11/2020).

Airlangga Hartarto menambahkan, oleh karena itu pemerintah akan tetap melanjutkan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hingga kuartal I-2021. Baik untuk prioritas kesehatan, perlindungan sosial, UMKM, korporasi, hingga bantuan subsidi dan Kartu Pra Kerja.

"Dengan demikian, dukungan untuk menjaga daya beli di tahun 2021 terkait subsidi KUR maupun Kartu Pra Kerja, akan memberikan napas bagi masyarakat," imbuh Menko Airlangga.

Sementara untuk tahun depan, Airlangga Hartarto meyakini ekonomi bakal semakin pulih ke arah pertumbuhan rata-rata tahunan selama ini, yakni 5 persen. Katanya, pertumbuhan 2021 itu juga sudah diproyeksi berbagai lembaga internasional.

"Tentu kita melihat 2021 pertumbuhan kita akan mencapai seperti apa yang disampaikan World Bank, ADB, IMF bahwa pertumbuhan ekonomi kita disekitar 5 persen," sambungnya.