Ekonomi

Airlangga Beberkan 6 Strategi Utama Pemerintah Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Menko Airlangga: Pemerintah juga akan tetap mempertahankan harga energi domestik agar tidak melambung tinggi.

Airlangga Beberkan 6 Strategi Utama Pemerintah Genjot Pertumbuhan Ekonomi
Jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan RUU APBN 2023, Selasa (16/8/2022) (Tangkapan Layar)

AKURAT.CO, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan ada enam strategi dan kebijakan utama dalam pertumbuhan ekonomi kedepannya.

Dimana yang pertama, lanjutnya, adalah Pelonggaran Mobilitas masyarakat sejalan dengan pengendalian Covid 19.

"Kemudian yang kedua adalah Kebijakan Fiskal sebagai Shock Absorber, dimana meningkatkan daya beli masyarakat dengan mengalokasikan anggaran Perlindungan sosial sebesar Rp479,1 triliun," ucapnya.

baca juga:

Tak hanya itu, lanjut Menko Airlangga, pemerintah juga akan tetap mempertahankan harga energi domestik agar tidak melambung tinggi.

Kemudian Stratetegi ketiga, tambahnya, adalah stabilisasi harga, dimana program kebijakan 4K yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi serta komunikasi efektif.

"Strategi keempat adalah peningkatan kualitas SDM Melalui program kartu pra kerja, seperti yang sudah kita ketahui bersama total penerimaan Kartu Prakerja batch 1 sampai dengan 40 sudah mencapai 13,9 juta penerima," ucapnya.

Lalu strategi kelima adalah, mendorong pengembangan UMKM Naik Kelas.

"Dalam strategi kelima ini pemerintah akan terus menggencarkan berbagai upaya bagi para pelaku usaha UMKM untuk bisa segera naik kelas diantaranya melalui digitalisasi dan penggunaan produk UMKM, Peningkatan target penyaluran KUR pada tahun 2022 menjadi Rp373,17 triliun," ucapnya.

Realisasi KUR, lanjutnya, per 31 Juli 2022 sebesar Rp. 209,1 triliun atau sekitar 56,02 persen dari target dan diberikan kepada 4,4 juta debitur.