Ekonomi

Airlangga: 13,4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Telah Disuntikkan

13,4 juta dosis vaksin Covid-19 telah disuntikkam kepada masyarakat Indonesia per 6 April 2021, kapasitas harian 500 ribu


Airlangga: 13,4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Telah Disuntikkan
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga mendonorkan plasma konvalesennya untuk membantu pasien yang masih dalam perawatan. (Istimewa)

AKURAT.CO, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan sebanyak 13,4 juta dosis vaksin Covid-19 telah disuntikkan kepada masyarakat Indonesia per 6 April 2021 dengan kapasitas vaksinasi mencapai 500 ribu suntikan per hari.

“Angka tersebut menjadikan Indonesia berada di urutan ke delapan di dunia. Bahkan dalam hal penyuntikan yang dilakukan oleh negara bukan produsen vaksin Indonesia berada dalam urutan empat besar dunia,” katanya dilansir dari Antara, Kamis (8/4/2021).

Airlangga mengatakan penanganan kasus Covid-19 di Indonesia relatif lebih baik dibandingkan global yakni terlihat dari tren presentase kasus aktif nasional sudah mencapai single digit sebesar 7,4% atau lebih rendah dari pada global 17,3% per 6 April 2021.

Tak hanya itu, persentase kasus kesembuhan Indonesia yang sebesar 89,9% juga lebih tinggi dari global sebesar 80,5% sehingga menunjukkan efektivitas pelaksanaan PPKM Mikro.

Meski demikian, program vaksinasi akan terus didorong termasuk terhadap para lansia yang salah satunya diselenggarakan oleh Sekolah Kolese Kanisius Menteng.

Program vaksinasi lansia di Kanisius dilakukan dalam dua tahap yakni tahap pertama telah dilaksanakan pada 8 sampai 18 Maret 2021 dan tahap kedua dilaksanakan pada 5 sampai 15 April 2020 oleh 45 tenaga kesehatan terhadap 4.619 peserta. 

Sebelumnya, Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menargetkan hingga akhir tahun vaksinasi dapat diberikan ke 181 juta orang atau 70 persen penduduk. Hal itu untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

" Oleh karena itu tantangan yang sekaligus menjadi tugas bersama yaitu untuk menyampaikan informasi yang benar dan masif serta mengajak masyarakat untuk menerima vaksin. Sejauh ini vaksinasi yang telah dilakukan mampu menahan laju penyebaran Covid-19," jelasnya beberapa waktu lalu. 

Wapres juga menekankan bahwa Indonesia bersama negara lain serta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendukung seruan global untuk membuat perjanjian internasional tentang akses vaksin Covid-19, obat-obatan serta perlengkapan diagnostik untuk mengatasi pandemi Covid-19 secara adil bagi semua masyarakat dunia.

Wapres RI Ma'ruf Amin mengungkapkan Indonesia bersama negara lain serta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendukung seruan global untuk membuat perjanjian internasional tentang akses vaksin Covid-19, obat-obatan serta perlengkapan diagnostik untuk mengatasi pandemi Covid-19 secara adil bagi semua masyarakat dunia.

Ma'ruf Amin mengungkapkan masyarakat patut bersyukur karena upaya diplomasi yang dilakukan pemerintah sejak tahun lalu tergolong cepat untuk mengamankan pasokan vaksin Covid-19.

" Sehingga sejak Januari 2021, Indonesia telah memulai proses vaksinasi dan sampai 31 Maret 2021 telah dilakukan vaksinasi kepada lebih dari 8 juta orang, dan lebih dari 3,6 juta orang telah memperoleh vaksinasi lengkap. Atau 1,3% dari jumlah penduduk Indonesia," tuturnya.

Ia menambahkan, secara keseluruhan telah disuntikkan lebih dari 11,6 juta dosis vaksin dan Indonesia termasuk kedalam 9 besar negara yang telah melakukan vaksinasi. Menurut data our world in data.

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu