News

AHY Nilai Konflik di Internal Demokrat Hal yang Wajar

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai konflik di internal sebuah partai politik (parpol) merupakan hal yang wajar. 


AHY Nilai Konflik di Internal Demokrat Hal yang Wajar
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (5/8/2022). (AKURAT.CO/Oktaviani)

AKURAT.CO, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai konflik internal merupakan hal yang wajar. Sebab, itu biasa terjadi di hampir semua partai politik (parpol).

Diketahui, sikap politik Asnah sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kepri mendadak ramai diperbincangkan.

Istri dari Saparuddin Muda itu memilih mundur dari jabatannya sebagai Ketua Demokrat Kepri. Tak hanya itu, Asnah juga menyatakan mundur dari partai binaan AHY.

baca juga:

"Saya pikir itu hal yang wajar terjadi di semua partai politik di semua organisasi yang jelas dari semua yang kami kelola musyawarah daerah, musyawarah cabang, itu secara umum berjalan dengan sangat baik demokratis tertib dan juga sangat kondusif," kata AHY di kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (5/8/2022).

AHY memastikan, persoalan itu semua bisa ditangani dengan baik. Sebab, perbedaan selisih paham antara satu, dua, maupun hasil lainnya itu hal yang biasa.

"Permasalahan teknis dan permasalahan-permasalahan lain yang dikaitkan tidak siapnya logistik Pemilu dan termasuk anggaran Pemilu," tandasnya.

Belakangan, kegagalan Kamarudin Muda menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Batam disebut-sebut sebagai pemicu mundurnya Asnah.

Pasalnya, Kamarudin Muda mendapat dukungan dari sembilan Pengurus Anak Cabang (PAC) saat Musyawarah Cabang Partai Demokrat Batam digelar.

Beredar kabar konflik internal sebagai pemicu dirinya dan seluruh loyalis mengundurkan diri. Bahkan, aksi pengunduran diri Asnah dan seluruh loyalisnya pun ditandai dengan aksi melepaskan seluruh atribut partai. []