News

AHY Klaim Masyarakat Indonesia Rindu Era Pemerintahan SBY

AHY Klaim Masyarakat Indonesia Rindu Era Pemerintahan SBY
Komandan Kogasma (Komando Tugas Bersama) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan pidato politiknya di Kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019). Dalam pidato politik AHY mengambil tema 'Rekomendasi Partai Demokrat Kepada Presiden Mendatang'. AHY juga mengatakan akan meneruskan program Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menjabat sebagai presiden ke-6. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengklaim banyak masyarakat yang rindu masa pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut AHY, masyarakat acap kali membanding-bandingkan pemerintahan sekarang dengan era SBY.

"Rakyat juga membandingkan kehidupan mereka dulu dan sekarang. Dulu mah begitu, sekarang? Intinya apa? Rakyat merindukan siapa? SBY dengan kepemimpinan dari partai? Demokrat," tutur AHY saat menyampaikan pidato pembukaan Rapimnas Partai Demokrat di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (15/9/2022).

baca juga:

Lebih lanjut, AHY mengklaim masyarakat merindukan berbagai kebijakan yang berhasil ditorehkan oleh SBY. Hal itu terutama terkait pertumbuhan ekonomi yang rata-rata tumbuh 6-7 persen.

"Ada yang rindu SBY? Ada. Ada lagunya itu, rindu serindu-rindunya. Apa yang rakyat rindukan? Meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Rata-rata tumbuh 6 sampai 7 persen. Alhamdulillah. Ini yang rakyat rindukan," sambung dia.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyinggung soal drama tangisan para elite pemerintahan kala menyikapi permasalahan bangsa. Hal ini khususnya terkait kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Menurut AHY, pada kenyataannya yang menangis saat ini adalah rakyat. Maka dari itu, rakyat kini membutuhkan bantuan dukungan.

"Demokrat tidak boleh menangis. Demokrat tidak boleh pura-pura menangis. Yang menangis rakyat. Ini bukan rekayasa. Ini kita temui setiap saat. Yang jelas, rakyat ingin perubahan dan perbaikan. Betul? Setuju?" kata AHY disambut tepuk tangan para kader di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (15/9/2022). []