News

AHY Bersama Jajaran Partai Demokrat Temui LaNyalla, Ada Apa?

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengajak Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, bersinergi untuk menyerap aspirasi rakyat. 


AHY Bersama Jajaran Partai Demokrat Temui LaNyalla, Ada Apa?
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Dok. LaNyalla)

AHY mengaku mengamati sepak terjang LaNyalla. Katanya, Senator asal Jawa Timur itu selalu berkeliling Indonesia untuk menyerap aspirasi rakyat. AHY ingin mendengarkan cerita LaNyalla dalam menyerap aspirasi rakyat di daerah seluruh Indonesia. 

"Saya justru ingin mendengarkan cerita Bapak (LaNyalla). Saya bangga dengan wajah DPD RI yang solid, dinamis dan memperjuangkan aspirasi rakyat," tegas AHY.

Sementara, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengaku tak asing dengan Partai Demokrat. Semasa menjabat Ketua Umum PSSI, LaNyalla menjadi bagian penting dari Partai Demokrat.

baca juga:

LaNyalla pun memberikan saran kepada AHY agar ia bersabar menerima ujian dari Allah SWT. 

"Saya ini tak asing dengan Partai Demokrat. Saya menjadi bagian penting saat masih menjabat Ketua PSSI dan saat itu dizalimi. Sekarang Mas AHY dizalimi. Apabila ujian kita terima dengan ikhlas, Allah SWT angkat derajat kita," tegas LaNyalla.

LaNyalla juga berharap agar Partai Demokrat bisa lebih besar dari partai politik lainnya dalam hal perolehan suara. LaNyalla pun bercerita tentang perjalanannya keliling Indonesia menyerap aspirasi masyarakat di daerah. Katanya, sejak awal menjabat Ketua DPD RI, LaNyalla telah berkomitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi rakyat. 

"Dari awal saya memang beda. Saya disumpah atas nama Allah SWT bahwa saya harus memperjuangkan apa yang menjadi tugas DPD RI. Saya menyapa rakyat dan menerima aspirasi mereka dan memperjuangkannya kepada Presiden. Seperti apa nantinya aspirasi itu di tangan presiden, yang terpenting saya sudah memperjuangkanya," kata LaNyalla.

Dikatakannya, amanah dari rakyat tak boleh dikesampingkan.

 "Pertanggungjawabannya di mata Allah SWT nantinya. Sekarang kita sedang belajar hidup untuk menuju kematian. Itulah hidup sesungguhnya. Harapan saya dengan perjuangan yang saat ini, kita tetap konsisten bersama rakyat," kata LaNyalla.[]