News

Ahok Protes Tunjangan Dewan,  M Taufik: Nanya Dulu yang Benar

 Ahok Protes Tunjangan Dewan,  M Taufik: Nanya Dulu yang Benar
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik saat mendatangi Bawaslu DKI di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Senin (20/8) (AKURAT.CO/Gerdiansyah)

AKURAT.CO, Politisi Gerindra DPRD DKI Jakarta  M Taufik meminta mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Puranama (Btp) alias Ahok  mencari informasi yang valid sebelum ikut mengomentari kisruh tunjangan anggota DPRD DKI Jakarta.

"Nanya dulu yang bener berapa, makanya dapat informasinya keliru," kata Taufik ketika ditemui di Gedung DPRD DKI Jakart di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat Senin (7/12/2020).

Taufik kemudian meminta Ahok untuk datang ke DPRD DKI Jakarta supaya bisa mendapatkan penjelasan rinci terkait anggaran anggota Dewan DKI Jakarta.

baca juga:

"Nanya sama DPRD aja enggak usah ngamuk-ngamuk dulu," pintanya.

Taufik menegaskan, selama ini tidak ada kenaikan tunjangan anggota DPRD DKI Jakarta. Total tunjangan yang disebut mencapai puluhan juta rupiah itu  juga tidak benar.

"Enggak naik tunjangan rumah, makanya sebaiknya tanya dulu lah sebelum ngomong," ucapnya.

Sebelumnya, Ahok mengaku tidak akan menyetujui tunjangan anggota DPRD DKI Jakarta jika dirinya masih menjabat menjadi orang nomor satu di Jakarta.

Ahok kaget ketika mengetahui tunjangan rumah milik anggota DPRD DKI Jakarta mencapai Rp60 juta per bulan dan  tunjangan mobil sebesar Rp21,5  Juta per bulan. Menurut  Ahok, tunjangan itu sudah tidak masuk akal.

Tunjangan itu sudah resmi berlaku pada tahun anggaran 2017 hingga saat ini. Dengan kata lain tunjangan itu berlaku sejak era kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan.

"Jujur aja, kalau saya jadi Gubernur, enggak akan saya setuju tunjangan rumah 2017 Rp60 juta. Tunjangan mobil Rp21,5 juta, saya tidak pernah setuju," kata Ahok ketika berbincang dengan mantan stafnya yang saat ini menjabat anggota DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdia yang tayang di kanal youtube milik Ahok Senin (7/12/2020).[]

Yohanes Antonius

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu