News

Ahmad Doli: Pilkades Rawan Konflik Sosial, Butuh Perhatian Serius

Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyerukan, agar Pilkades di semua daerah menjadi perhatian serius.


Ahmad Doli: Pilkades Rawan Konflik Sosial, Butuh Perhatian Serius
Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung saat akan mengikuti rapat kerja dengan Mendagri di Nusantara II, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (5/4/2022). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyerukan, agar Pilkades di semua daerah menjadi perhatian serius. Pilkades tidak saja jauh lebih dinamis daripada Pilkada, tapi juga banyak mengundang konflik sosial.

"Pemilihan kepala desa jauh lebih dinamis dibanding Pilkada. Semakin ke bawah, peristiwa demokrasi sebenarnya semakin rawan, mengundang konflik sosial," ungkap Doli dikutip dalam keterangan tertulis, Kamis (26/5/2022).

"Karena locus-nya kecil, interaksinya intensif, tarik menarik kepentingannya menonjol, maka sering sekali menimbulkan konflik, bahkan pemilihan kepala desa itu memakan korban jiwa," sambungnya.

baca juga:

Politikus Partai Golkar itu mengatakan, perhatian pusat sangat dibutuhkan ketika Pilkades berlangsung di sejumlah daerah. Begitu pula di Kabupaten Langkat, Sumut, yang dikunjungi Komisi II DPR pada hari Rabu (25/5/2022).

Dia menyebut, ada 162 desa di Langkat yang akan berpesta demokrasi. Pembinaan demokrasi jadi keniscayaan, agar Pilkades bisa lebih sehat dan tertib.

"Ini harus jadi perhatian kita supaya pembinaan demokrasi di masyarakat paling bawah ini sehat," ujarnya.

Doli menuturkan, di tengah akan dimulainya Pilkades di sejumlah daerah, ini jadi momentum terbaik untuk mengevaluasi pemerintahan desa, baik penataan kelembagaan maupun regulasinya.

Komisi II sendiri, tambah Doli, sedang mengagendakan revisi UU No. 6/2014 tentang Desa, yang didalamnya memuat aturan pemerintahan desa. Hal ini kata Doli, jadi entitas paling kecil dalam struktur pemerintahan.

"Sejak awal kami sudah masukkan revisi atau penyempurnaan UU Pemerintahan Desa. Kalau desa-desa secara simultan mempercepat pembangunan desa, itu akan mempercepat pembangunan kecamatan dan kabupaten. Oleh karena itu, kita harus mempunyai perhatian khusus. Apalagi, dana desa makin lama, makin besar," tutupnya. []