Olahraga

Agustus: Messi Ingin Tinggalkan Barcelona, Muenchen Juara Liga Champions

Megabintang Barcelona, Lionel Messi, secara resmi memberitahu klub bahwa ia memilih hengkang pada Agustus 2020.


Agustus: Messi Ingin Tinggalkan Barcelona, Muenchen Juara Liga Champions
Kapten Barcelona, Lionel Messi. ( TWITTER/@FCBarcelona)

AKURAT.CO, Agustus 2020 bisa dibilang sebagai bulan paling mengejutkan di dunia sepakbola. Seiring dengan berakhirnya Liga Champions 2019-2020 di mana Bayern Muenchen keluar sebagai juara, megabintang Barcelona, Lionel Messi, secara resmi memberitahu klub bahwa ia memilih hengkang.

Jauh sebelum itu, rumor tentang kepergian Messi dari Barcelona seperti sesuatu yang dibicarakan namun tak mungkin terjadi. Namun, kekalahan 2-8 Barcelona atas Muenchen pada perempat final Liga Champions di Stadion Da Luz, Lisbon, 15 Agustus, telah mendorong Messi untuk memberikan pernyataan bahwa ia ingin lepas dari klub yang sudah dihuninya sejak berusia 13 tahun tersebut.

Keputusan Messi tersebut disampaikannya tak lama setelah Barcelona menunjuk mantan pemain mereka yang ketika itu melatih Tim Nasional Belanda, Ronald Koeman. Barcelona memilih Koeman untuk menggantikan Quique Setien yang dianggap gagal membawa klub tersebut menyelesaikan musim pada standar yang selayaknya.

Sementara itu, Liga Champions menyajikan pertandingan besar antara raksasa Jerman, Muenchen, serta raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG). Bagi PSG, final ini merupakan final bersejarah karena ini adalah yang pertama bagi mereka dalam sejarah keikutsertaan di Liga Champions.

Muenchen menang 1-0 melalui gol Kingsley Coman dalam partai final di Lisbon, 23 Agustus. Gelar tersebut membuat Muenchen meraih trigelar sekaligus memupuskan harapan bintang asal Brasil, Neymar, yang ingin mempersembahkan gelar Liga Champions pertama untuk PSG dan yang kedua sepanjang kariernya setelah yang pertama bersama Barcelona pada 2014-2015.

Dari dalam negeri, Pelatih Tim Nasional Indonesia, Shin Tae-Yong, menggelar pemusatan latihan (TC) di Jakarta untuk tim senior dan U-19. Pada akhir bulan, mantan Pelatih Timnas Korea Selatan tersebut membawa Timnas U-19 menjalani TC di Kroasia sampai akhir Oktober.

Juga di akhir bulan, tepatnya pada 29 Agustus, kejuaraan balap sepeda paling bergengsi di dunia, Tour De France, memulai etape pertamanya di Nice. Balapan ini menempuh 21 etape yang berakhir di Paris pada 20 September.

Di dunia tenis, Amerika Serikat Terbuka akhirnya tetap menjalankan perhelatan mereka setelah pembatalan Wimbledon dan penundaan Prancis Terbuka beberapa bulan sebelumnya. AS Terbuka dibuka di New York pada 31 Agustus.[]