News

Agency Ike Muti Klarifikasi dan Minta Maaf kepada Pemprov DKI


Agency Ike Muti Klarifikasi dan Minta Maaf kepada Pemprov DKI
Potret kesibukan shooting aktris Ike Muti (Instagram/ikemuti16)

AKURAT.CO, Sebuah agency yang menaungi artis Ike Muti memberikan klarifikasinya terkait unggahan Ike Muti di Instagram yang membuat heboh belakangan ini.

Agency Marantika membuat surat terbuka di akun Instagram @marantika_agency yang dibuat pada 31 Juli 2020 dan diunggah pada Sabtu (1/8/2020).

"Yang Terhormat, Bapak Anies Baswedan @aniesbaswedan Ibu Ike Muti (IG:ikemuti16) dan Pemprov DKI @dkijakarta."

"Saya, Marantika, sebagai talent agency dengan ini meng-klarifikasi permasalahan yang ada antara Pemprov DKI (dalam hal ini yang terhormat Bapak Anies) dan mbak Ike. Saya ingin menyampaikan kronologi, mengapa masalah ini bisa terjadi yang sebenarnya murni kesalahan saya," tulis @marantika_agency.

Marantika menjelaskan jika ia dihubungi oleh sekelompok pemuda seniman kreatif yang terdiri dari berbagai profesi di dunia komunikasi yang ingin membuat film pendek berdurasi sekitar 20 menit.

"Film pendek ini bercerita tentang pasangan kekasih yang bermasalah dalam percintaan mereka. Dalam cerita ini ada beberapa tempat di wilayah Jakarta yang akan menjadi tempat romantisme untuk memulihkan percintaan mereka. Untuk itu, sekelompok komunitas kreatif ini akan melakukan shooting di beberapa tempat di Jakarta. Saya beranggapan film ini dibuat oleh Pemprov DKI karena berlokasi Jakarta ini," kata dia.

Dalam penjelasannya itu ia bergurau kepada Ike Muti terkait project webseries itu. "Untuk keperluan film ini, saya dihubungi komunitas untuk mencari talent termasuk Mba Ike. Hasil dari seleksi foto oleh komunitas ini, memutuskan yang terpilih adalah talent lain dikarenakan adanya kesamaan antara wajah ibu dan anak dimana peran ini ada dalam film pendek tersebut."

"Namun dalam percakapan telepon antara saya dan Mba Ike ketika mengabarkan keputusan ini, saya bercanda atau berseloroh bahwa ketidakterpilihannya karena banyak foto di media sosial Mba Ike dengan Bapak Presiden," katanya.

Agency ini pun meminta maaf kepada Pemrov DKI dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akibat perkataannya kepada Ike Muti. "Saya sudah minta maaf baik di Instagram saya maupun di dalam kolom komentarnya Mbak Ike di Instagram," tulisnya.

"Pada kesempatan ini, saya meminta maaf terhadap Bapak Anies Baswedan @aniesbaswedan (Pemprov DKI) atas kesalahan komunikasi antara saya dengan Mbak Ike yang membuat Mbak Ike berprasangka bahwa seloroh saya akibat kebijakan Pemprov DKI. Mba Ike tidak salah ketika memposting masalah ini di media sosialnya karena beliau mendapat info yang salah dari saya. Ini murni kesalahan persepsi saya terhadap rencana komunitas kreatif," kata dia melanjutkan.

Selain itu, kata dia, film pendek ini sama sekali tidak melibatkan Pemrov DKI baik dalam bentuk proyek dan pendanaannya.

"Demikian klarifikasi dan permintaan maaf ini, saya buat dan sebenar-benarnya agar permasalahan ini tidak berkembang menjadi liar dan melebar ke persoalan politik. Sekali lagi saya meminta maaf dan berdoa agar film pendek ini akan dibuat nantinya tetap dapat terlaksanakan agar komunitas seniman dapat berkreasi di tengah wabah ini. Saya, Marantika
Jakarta, 31 juli 2020."[]

View this post on Instagram

A post shared by Andi Suradi (@marantika_agency) on

Ainurrahman

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu